Belu, News  

101 CPNS Belu Segera Diklat Prajabatan, Kepala BKPP Ungkap Alasan Keterlambatan

101 Calon ASN Belu Segera Jalani Prajabatan, Kepala BKPP Ungkap Alasan Keterlambatan
Kepala BKPP Belu, Anton Suri

TIMORDAILYNEWS.COM, ATAMBUA – Sebanyak 101 calon pegawai negeri sipil (CPNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2020 segera mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) prajabatan.

Diklat Prajabatan yang semula sudah dijadwalkan namun terjadi keterlambatan dan baru akan terlaksana pada Bulan April 2021 mendatang.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Belu, Anton Suri kepada TIMORDAILYNEWS.COM di kantornya, Rabu (3/3/2021) mengatakan, diklat prajabatan kepada para calon ASN tahun 2020 ini akan dilangsungkan pada Bulan April mendatang.

Dijelaskannya, para calon ASN yang saat ini sudah mulai bekerja pada instansi masing-masing, akan dibagi dalam tiga angkatan karena harus bergabung dengan CPNS dari kabupaten lain di NTT.

“ASN yang lolos tahun 2020 sejumlah 101 peserta akan dibagikan menjadi tiga angkatan.karena bergabung dengan kabupaten lain profvinsi NTT,” ujarnya.

Lebih lanjut Anton mengungkapkan, harusnya diklat prajabatan sudah dilakukan namun ada hambatan karena ada calon ASN yang hamil.

“Karena masih ada beberapa peserta yang mengalami kehamilan sehingga masih kordinasi dengan Badan Diklat Provinsi . Tetapi yang pastinya awal bulan aparil ini. entah tanggal barapa berapa belum pasti tetapi bulannya pasti. Ini yang masih korrdinasi untuk yang hamil bisa mengikuti gelombang pertama yang masih bisa,” ujarnya.

Dijelaskannya, para CPNS ini akan mengikuti diklat prajabatan selama satu tahun  sebelum diangkap sebagai PNS atau ASN penuh atau mendapat SK 100 persen.

Jika ada calon ASN yang tidak ikut diklat parajabatan ini, lanjutnya, status calon ASNnya bisa gugur.

“Aturan CPNS itu harus mengikuti Diklat selama satu tahun, dalam masa CPNS, jika tidak ikut maka mereka kehilangan CPNS. Ini sebabnya kita sedang lobi agar jadwalnya diatur sehingga tidak kehilangn CPNS. Untuk pembiayaannya sudah kita sediakan untuk ruang dan waktu kebijakan dari provinsi,” jelasnya.

Ditanya apakah diklat prajabatan akan dilakukan tatap muak atau secara daring, Anton mengatakan, untuk melaksanakan prajabatan pihaknya telah mendapat informasi dari Badan Diklat Provinsi bahwa sistemnya bertatapan muka langsung.

“Tetapi masih minta pertimbangan teknis dari gugus tugas, dari Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat karena gubernur,” pungkasnya. (veg/TIMOR DAILY/TIMORDAILYNEWS.COM)

Laporan Wartawan : Silvester Manek

google.com, pub-4291941378970298, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *