Belu  

Akreditasi PAUD Tahun 2021, Kabupaten Belu Dapat Jatah 35 PAUD

kegiatan Pelatihan Teknis Bina Keluarga Balita (BKB) di Kecamatan Tasifeto Timur,

TIMORDAILYNEWS.COM – Ketua Pokja PAUD Kabupaten Belu, Rinawati BR Perangin Angin, SE, MM, menyatakan tahun ini Kabupaten Belu mendapat jatah 35 PAUD yang akan diakreditasi.

Hal ini disampaikan Rinawati dalam kegiatan Pelatihan Teknis Bina Keluarga Balita (BKB) di Kecamatan Tasifeto Timur, Rabu 24 Juni 2021.

Rinawati menegaskan tujuan pembentukan PAUD adalah untuk menuju terwujudnya anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria dan berakhlak. Untuk itu ia berharap akan semakin banyak PAUD khususnya di Kabupaten Belu yang terakreditasi.

“Sesuai dengan tema kegiatan hari ini, kader BKB harus berperan aktif sehingga anak-anak usia emas kita bisa dididik dengan baik sesuai ketentuan yang terdapat di dalam PAUD HI,” jelas Rina.

Khusus desa model provinsi yakni Desa Lakmaras, pihaknya akan bertanggungjawab untuk mendampingi PAUD Sabulaka hingga akreditasi.

Hingga saat ini, administrasi untuk PAUD Sabulaka telah mencapai 85% lebih untuk dokumen akreditasi.

Kegiatan ini digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Belu untuk para kader Bina Keluarga Balita, Bunda PAUD Desa dan Bidan Desa.

Pelatihan teknis ini mengambil materi Peran Bunda PAUD Holistik Integratif (HI) dalam pelaksanaan BKB.

Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, drg Ansila Eka Muti mengungkapka, pelatihan ini dilakukan bagi kader BKB reguler dan kader BKB stunting.

Kader BKB reguler sasarannya anak di bawah usia lima tahun dengan indikator penilaian kartu kembang anak (KKA) sedangkan kader BKB Stuting sasarannya pada seribu hari pertama kehidupan.

Drg. Ansila menambahkan, pelatihan ini menggunakan bermacam alat peraga.

Hingga saat ini sudah 10 titik pelatihan bagi kader BKB dengan harapan kolaborasi baik ini terus berjalan agar menghasilkan anak sesuai visi, misi bupati dan wakil bupati Belu menjadikan masyarakat yang sehat, berkarakter dan kompetitif dapat terwujud.

Sementara itu, Bunda PAUD Kecamatan Tasifeto Timur , Widarwati NR Moruk berkomitmen bekerjasama dengan Bunda PAUD desa, kader dan bidan desa untuk menangani angka stunting di Kecamatan Tasifeto Timur yang cukup tinggi agar angka stunting bisa berkurang.

Turut hadir pada pelatihan teknis ini, Camat Tasifeto Timur, Vinsensius I. Moruk, ST. (kominfobelu/TIMOR DAILY/TIMORDAILYNEWS.COM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *