News  

Biarawan dan Biarawati Indonesia Timor Leste Tanam Ribuan Anakan Pohon di Motaain

Biarawan dan Biarawati Indonesia Timor Leste Tanam Ribuan Anakan Pohon di Motaain

TIMORDAILYNEWS.COM – Meski beda negara, bukan menjadi penghalang untuk JPIC SSpS-SVD Timor dan SVD-SSpS Timor Leste bersama Tarekat Putri Maranata dan Kelompok Pemerhati Lingkungan Hidup, untuk terus menebar benih cinta kasih, dengan menunjukkan rasa peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar melalui kegiatan penanaman ribuan anakan pohon di kawasan Kapela Santo Michael Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Sabtu (19/11/2022).

Kegiatan yang digagas Suster Provinsial SSpS Timor-Timor Leste, berkolaborasi dengan JPIC SVD Timor-Timor Leste dan Pemerintah Kabupaten Belu ini, melibatkan Romo Deken Belu Utara, Pater Provinsial SVD Timor dan Timor Leste, Koordinator JPIC Indonesia dan Timor Leste, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Belu, Seluruh Biarawan dan Biarawati SVD, SSpS Indonesia-Timor Leste, Administrator PLBN Motaain, Pastor Paroki Stela Maris Atapupu bersama umat, Unsur TNI Polri, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Kaban Kesbangpol, Suster Maranatha dan Kelompok Pemerhati Lingkungan Hidup.

Aksi penanaman 1200 Anakan Mangrove, 40 Cendana, 500 Oliander dan 150 Tanaman Hias disepanjang Pantai Motaain-Timor Leste ini, dikoordinir langsung oleh Sr. Maria Selina Ninu, SSpS., Sr. Imaculata, SSpS selaku Provinsial SSpS Timor Leste, dan Sr. Imelda Obe, SSpS selaku Provinsial SSpS Timor Ensiklik Laudato Si’ dari Paus Fransiskus menyerukan perlunya pertobatan ekologis untuk menjadi perhatian berbagai kalangan yang memiliki keprihatinan yang sama atas rusaknya bumi sebagai rumah kita bersama.

“Keprihatinan dan seruan Paus Fransiskus untuk merawat bumi sebagai rumah kita bersama inilah yang harus dijaga dan dirawat agar memberikan kenyamanan kepada para generasi penerus. Sehingga perlu tindakan kongkrit untuk merawat dan memperbaiki,” ungkap Vikjen Keuskupan Atambua, Pater Vinsen Wun, SVD di Motaain, Sabtu (18/11/2022).

Dalam Ensiklik Paus, Pater Vinsen Wun menuturkan tentang pentingnya mengatasi perubahan iklim dan melindungi lingkungan hidup dari pemanasan global, budaya membuang sampah disembarang tempat, pencemaran lingkungan dengan bahan kimia, cuaca ekstrem, berkurangnya air bersih dan air yang bermutu bagi manusia dan hilangnya keanekaragaman hayati.

“Mari kita bergandeng tangan merawat bumi kita sesuai semangat St. Fransiskus Asisi Tokoh Pecinta Alam Semesta. Uskup Atambua juga sangat memberi perhatian kepada implementasi Laudato Si dengan melakukan kegiatan penghijauan pada Aksi Adventus dan Aksi Puasa pembangunan beberapa tahun yang lalu,” ungkap Pater Vikjen.

Dikemukakan Pater Vinsen Wun, dalam Pendalaman Adventus tahun ini kita berada dalam tema “Lingkungan Bersih, Keluarga Sehat”, dengan Sub Tema Pertama”Jangan Sembarang Menebang Pohon”, Sub Tema kedua

“Jangan Sembarang Membuang Sampah”, Sub Tema Ketiga “Mari Bersama Yesus Menempuh Hidup Baru” dan Sub Tema Ke-Empat “Tobat Ekologis.

“Saat ini ada Kelompok Belu Hijau dan unsur masyarakat lain bersama Pemerintah Kabupaten Belu terus membantu dan menyediakan anakan untuk menanam. Selain itu, ada juga Kelompok Eko Enzim serta anak-anak di sekolah yang turut mengambil bagian memungut sampah plastik. Mereka adalah orang-orang yang mencintai lingkungan hidup,” jelasnya.

Lanjut Pater Vinsen, kegiatan penanaman anakan ini timbul karena seruan Laudato Si dan kesadaran kita untuk merawat kembali bumi, mengingat rumah kita dalam keadaan sakit dan rusak.

“Karena kesadaran kita untuk merawat dan menanam, maka kita semua hadir disini untuk bersama-sama menanam anakan pohon disepanjang batas Indonesia-Timor Leste, khususnya di Motaain,” katanya.

Atas nama Uskup Atambua, Pater Vinsen menyampaikan apresiasi kepada Suster Provinsial SSpS Timor – Timor Leste yang sudah menjadi pencetus kegiatan penting ini. Uskup juga menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada setiap pribadi dimana saja yang telah turut dan menjaga lingkungan hidup.

“Terima kasih untuk kita semua yang hadir dalam kegiatan ini, mari kita rawat bumi sebagai rumah kita sendiri dan anak cucu kita ke depan yang akan mengganti kita merawat dan menghuni bumi ini,” pungkas Pater Vikjen.. (prokopimbelu/TIMORDAILYNEWS.COM/TIMOR DAILY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *