News  

BNPB Inisiasi Forum Pengurangan Risiko Bencana Kabupaten Belu

BNPB Inisiasi Forum Pengurangan Risiko Bencana Kabupaten Belu

TIMORDAILYNEWS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) NTT menginisiasi Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) Kabupaten Belu, pada 23 – 24 November 2022. Pembentukan F-PR dipusatkan di Hotel Matahari Atambua selama dua hari.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perhelatan Musda Pengurangan Risiko Bencana yang pernah dilakukan pada tahun 2018 yang silam.

Dalam sambutannya, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekda Kabupaten Belu, Drs. Nikolaus U. K. Birri, MM menyampaikan proficiat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada CIS dan CRS yang menfasilitasi Musda F-PRB di Kabupaten Belu.

“Musda ini sudah pernah terlaksana pada beberapa tahun lalu dan mudah-mudahan besok sudah bisa membuahkan hasil yang baik. Pemerintah Kabupaten Belu siap mendukung penuh pembentukan F-PRB,” ungkap Umbu Niko.

Lebih jauh, Asisten Umbu Niko menuturkan, bencana sewaktu-waktu bisa menghampiri kita dan bagaimana kita melakukan kesiagaan untuk meminimalisir adanya resiko ketika adanya bencana.

“Mudah-mudahan kita selalu mewaspadai seperti bencana seroja waktu lalu. Dan terima kasih juga kepada CIS dan CRS yang sudah siap membantu Pemerintah,” tandasnya.

Kepala Pelaksana BPBD Propinsi NTT, Ambrosius Kodo S.Sos mengatakan, hari ini kita duduk bersama untuk berbagi ide dan gagasan tentang penanggulangan bencana di Kabupaten Belu. Menurutnya, ini kegiatan penting karena di Musda ini akan dibentuk struktur F-PRB

“Kita pernah melakukan Musda di tahun 2018 tetapi tidak dikukuhkan, sehingga kita melakukan kembali Musda ini untuk membentuk struktur supaya kita bisa legalkan organisasi ini,” katanya.

Ambrosius mengharapkan agar BPBD Provinsi NTT berkordinasi dengan BPBD Kabupaten Belu untuk memberikan dukungan dan memastikan hasil musda yang di lakukan 2 hari ke depan ini bisa berjalan sukses.

“Saya mau menyampaikan bahwa bencana itu adalah urusan kita bersama, karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. F-PRB muncul sebagai wadah bagi stakeholder yang terpanggil untuk terlibat dalam kerja-kerja kemanusiaan, terkait penanggulangan bencana di Kabupaten Belu,” ujarnya.

Kegiatan melibatkan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT, Anggota DPRD Kabupaten belu, Forkopimda Kabupaten Belu, Pimpinan CIS Timor, Pimpinan CRS dan Kepala BPBD Kabupaten Belu. (prokopimbelu/TIMORDAILYNEWS.COM/TIMOR DAILY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *