News  

Cegah Stunting, Kapasitas Pengelola Perlu Ditingkatkan

Cegah Stunting, Kapasitas Pengelola Perlu Ditingkatkan

TIMORDAILYNEWS.COM – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan kegiatan Sosialisasi Program Prioritas Nasional (Pro PN) 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Ballroom Hotel Matahari Atambua, pada Selasa, 18 Oktober 2022.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan Pengelola Program dan Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) dimasing-masing wilayah serta meningkatkan peran BKB dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus Sp.PD-KGEH, FINASIM mengatakan Program 1000 HPK harus dipahami secara baik oleh semua orang, karena dimasa inilah kualitas Sumber Daya Manusia dicetak.

“1000 HPK dimulai sejak konsepsi 270 hari di kandungan dan 730 hari setelah lahir (2 tahun, red). Kekurangan asupan nutrisi pada periode ini akan membawa dampak buruk bagi sesorang. Dimana pada masa balita mengalami stunting, saat dewasa kualitas kerja menurun dan masa tua sangat rentan terhadap berbagai macam penyakit,” beber Bupati Belu.

Bupati mengingatkan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas pengelola Proyek Pro PN penting untuk ditingkatkan, sebagai motivasi bagi para petugas dalam mengemban tugas.

“Penurunan stunting memerlukan intervensi penanganan yang terpadu dari semua stakedholder yang mencakup intervensi gizi spesifik dan sensitif yang melibatkan pendekatan multisektor melalui sinkronisasi program baik skala nasional, lokal dan masyarakat di tingkat pusat maupun daerah,” ujar Bupati Belu.

Sambung Bupati, Stunting harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BKKBN Provinsi NTT beserta jajarannya yang sudah berkolaborasi mengawal dan menyatukan segala potensi sumber daya untuk menurunkan stunting di NTT dan khususnya Kabupaten Belu,” ungkap Bupati.

Bupati berharap, dengan adanya kegiatan sosialisasi tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), dapat memberikan edukasi dan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dimulai dari lingkungan keluarga dalam hal pencegahan stunting di tingkat masyarakat, agar angka stunting di daerah ini tidak mengalami penambahan,” katanya. (prokopimbelu/TIMORDAILYNEWS.COM/TIMOR DAILY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *