News  

Deklarasi ODF di Belu, Dinkes Beri Kejutan ke Ribuan Peserta

Deklarasi ODF di Belu, Dinkes Beri Kejutan ke Ribuan Peserta

TIMORDAILYNEWS.COM – Deklarasi ODF menuju Kabupaten Belu Bebas Buang Air Sembarangan dirangkai dengan berbagai acara. Mulai dari Senam Sehat hingga pembagian Paket Berhadiah.
Dinas Kesehatan dan BP4D Kabupaten Belu berkolaborasi dengan sejumlah sponsor memberikan kejutan kepada ribuan peserta yang membanjiri lapangan Umum Atambua, Jumat (9/12/2022).

Pantauan, Bupati Belu dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM Sekda Belu, Johanes Andes Prihatin, SE., M.Si, Wakil Ketua TP PKK, Rinawati Haleserens, SE., MM, Tim Pokja AMPL Provinsi NTT, UNICEF, Pimpinan OPD, Instansi Vertikal, TNI-Polri, Pimpinan Organisasi Masyarakat dan para Pelajar, terlihat melakukan senam bersama.

Selain melakukan senam bersama, juga dilakukan Penyerahan Hadiah dari Kantor Pajak Pratama Atambua dalam Rangka Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia. Kemudian diikuti pemberian Door Price berupa Paket Mandi Cuci sebanyak 25 Paket, Paket Natal 4 Paket, Setrika 1 Buah, Jam Dinding 1 Buah, Kompor Gas 1 Buah, Parabola K Vision 2 Unit dan Handphone 2 unit, yang diserahkan langsung oleh Bupati Belu, Sekda Belu, dan undangan lainnya kepada Peserta Senam Sehat.

Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus mengucapkan terima kasih kepada jajaran Dinas Kesehatan dan BP4D serta semua stakeholder yang turut bersama pemerintah Kabupaten Belu memperbaiki Sanitasi di Kabupaten Belu,

“Kita mendapat penghargaan dan hari ini kita merayakannya bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Sedunia, yang diikuti berbagai pihak dalam acara ini. Teman-teman kita dari Kumpesa adalah ujung tombak, sekaligus keterlibatan masyarakat, pemerintah desa dan kelurahan hingga kita bisa sampai pada 1 Pilar STBM,” ucap Bupati Belu.

Lanjut Bupati Belu, Pemerintah Kabupaten Belu terus berupaya agar 5 Pilar STBM dapat terpenuhi di daerah perbatasan ini.

“Hari ini kita mendapatkan peralatan bantuan cuci tangan dan kita mengupayakan supaya 5 Pilar STBM ini bisa kita laksanakan secara baik, sehingga yang kita cita-citakan agar terwujudnya masyarakat Belu yang sehat bisa tercapai,” ujarnya.

Terkait dengan momentum hari anti korupsi, Bupati Belu menegaskan, komitmen Pemerintah Kabupaten Belu dengan menerapkan trisula pemberantasan korupsi terus digalakan melalui pendidikan, pencegahan sejak dini dan penindakan.

“Seperti di sekolah-sekolah sudah kita gaungkan pendidikan anti korupsi. Kita punya 8 area pencegahan korupsi yang dimulai dari perencanaan dan pelaksanaan disegala macam kegiatan. Termasuk digitalisasi pembayaran SP2D Online yang sudah kita deklarasikan. Hal ini untuk meminimalisir upaya korupsi di Kabupaten Belu dan terima kasih kepada insan pers yang sudah membantu pemerintah mempublikasikan seluruh kegiatan di daerah ini,” terang Bupati Belu. (prokopimbelu/TIMORDAILYNEWS.COM/TIMOR DAILY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *