Devi Ndolu Wakil Ketua I DPRD Malaka Menghilang, Usai Bertemu Pendemo Secara Internal

TIMORDAILY.COM,MALAKA – Aksi damai yang tergabung dalam Forum Pemuda Peduli Lingkungan Hidup di Kabupaten Malaka menampilkan suasana berbeda di saat masa pandemi Covid-19. Wakil Ketua I DPRD Malaka menghilang usai bertemu beberapa pendemo di pintu belakang ruang paripurna.

Para pemuda peduli lingkungan hidup itu tiba di Kantor Dewan, Selasa (16/2/2021) sekitar pukul 11. 29 Wita itu, dikawal ketat oleh anggota Kepolisian Polres Malaka saat melakukan aksi di Kantor Dinas PUPR Malaka.

Pantauan TIMOR DAILY di Kantor DPRD Kabupaten Malaka, Selasa (16/2/2021) siang, sejumlah aktivis masuk ke Kantor Dewan dengan tertib maanfaatkan sarana cuci tangan yang ditempatkan di pintu masuk kantor yang dikendalikan Sekretaris DPRD Kabupaten Malaka, Carlos Moniz.

Pada kesempatan itu Ady Bria salah satu aktivis menyampaikan selamat siang kepada Wakil Ketua I DPRD Malaka yang hadir setelah adanya aksi damai itu.

“Ady Bria menuturkan, kehadiran mereka di gedung DPR Malaka itu, guna menyampaikan terkait kelestrian lingkuangan terancam rusak, akibat perbuatan Dinas PUPR,” tegas Ady Bria yang merupakan alumni IMMALA Malang.

Sebab kata dia, banyak pelaku pengrusakan hutan sering terjadi, bahkan yang sangat mengecewakan adalah tindakan pengrusakan itu atas niat dari Dinas Pekerjaan UMUM (PU) Kabupaten Malaka.

“Akan tetapi yang menherankan adalah adanya Pembiaran terhadap masalah lingkungan ini, pihak berwajib sepertinya sekongkol dengan para pelaku sehingga tidak ada tindakan pencegahan terhadap pelaku pengrusakan hutan lindung Kateri,”jelas Ady Bria

Pantauan TIMORDAILY, Ady Bria bersamaa kawan aksi lainnya sempat bertemu Devi H Ndolu selaku Wakil Ketua I DPRD Malaka secara internal di pintu belakang ruang paripurna selanjutnya Pimpinan DPRD Malaka itu menghilang tanpa diketahui tujuannya ke mana.

Begitupun Ketua DPRD Malaka Adrianus Bria Seran yang juga tidak kelihatan. Terbesit informasi, Bria Seran sudah tidak berkantor setelah pihaknya kalah dalam pesta Demokrasi Pilkada Malaka 9 Desember 2020 lalu.

Berikut tuntutan dan pernyataan sikap Forum Pemuda Peduli Lingkungan Hidup Kabupaten Malaka:

1. Meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka melaui dinas Pekerjaan umum untuk segera membersihkan dan mengangkut Kembali semua sampah yang
ada di sepanjang jalur Kateri — Nurobo.

2. Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka segera Menetapkan TPA sesuai dengan aturan yang berlaku

3. Meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka untuk segera reboisasikan kembali hutan yang rusak akibat pembuangan sampah oleh Dinas Pekerjaan
Umum Kabupaten Malaka

4. Forum Pemuda Peduli Lingkungan Hidup Malaka, akan melaporkan kasus ini kepada pihak yang berwajib berdasarkan bukti yang ada.

5. PUPR Malaka sudah melanggar UU Hutan Lindung.

6. Forum Pemuda Peduli Lingkungan sudah bersurat ke BKSDA NTT dan Kementrian Kehutanan di Jakarta.

Masa aksi akhirnya diterima oleh Felix Bere Nahak selaku Ketua Komisi III dan Hendri Melky Simu selaku Ketua Komisi I, Serta sejumlah anggota Dewan lainnya dalam menerima aspirasi yang cukup hangat ketika para aktivis peduli lingkungan itu melakukan mediasi di ruang Komisi III. (VIA/TIMOR DAILY/TIMORDAILYNEWS.COM)

Editor: Oktavian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *