News  

Dikuatirkan Makan Korban, Kejari Alor Ingatkan Kepsek Dan Warga Terkait Modus Penipuan Minta Uang Dalam Kasus DAK 2019

Kasie Intel Kejari Alor, Zakaria Sulistiono, SH

Dikuatirkan Makan Korban, Kejari Alor Ingatkan Kepsek Dan Warga Terkait Modus Penipuan Minta Uang Dalam Kasus Korupsi DAK 2019

TIMORDAILYNEWS.COM, ALOR- Kejaksaan Negeri (Kejari) Alor mengingatkan kepada masyarakat, khususnya para Kepala Sekolah, Panitia PHO, dan pihak ke-tiga yang berkaitan dengan proses perkara kasus korupsi DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2019 di Kabupaten Alor untuk waspada atau hati-hati atas modus penipuan minta uang atas nama lembaga Kejaksaan.

Jika ada orang yang melakukan kegiatan atau modus seperti itu jangan percaya dan langsung melakukan pelaporan kepada Kejari Alor.

Semua hal atau informasi tentang perkembangan penangganan kasus yang dimaksud langsung datang ke Kantor Kejari Alor untuk mendapatkan informasi yang benar dan akurat.

Demikian penyampaian sekaligus penegasan dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Alor, Abdul Muis Ali, SH melalui Kasie Intel Kejari Alor, Zakaria Sulistiono, SH selaku juru bicara lembaga tersebut kepada Wartawan, Selasa 21 September 2022 di Kalabahi, Ibu Kota Kabupaten Alor.

Sulistiono mengatakan, kepada masyarakat jika ada orang yang menghubungi mengatasnamakan Kajari Alor, para Kasie atau pegawai Kejari Alor untuk kepentingan pejabat dan lembaga Kejaksaan mohon diabaikan.

Jika ada kegiatan seperti itu, maka itu merupakan modus penipuan dan segera melakukan klarifikasi atau melaporkan ke Kantor Kejari Alor atau juga bisa melalui Nomor telepon 081138201010.

Sulistiono berharap, informasi ini segera disebarluaskan terutama kepada pimpinan SKPD, khususnya kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Alor dan Kepala BPKAD Kabupaten Alor agar meneruskan melalui WA Group kepada para Kepala Sekolah.

“Jika ada yang minta-minta uang ke para Kepala Sekolah, Panitia PHO, dan pihak ke-tiga yang berkaitan dengan proses penangganan kasus korupsi DAK pendidikan tahun anggaran 2019 diabaikan dan jika perlu melakukan klarifikasi ke Kejaksaan,” tegas Sulistiono.

Sulistiono mengungkapkan, peringatan atau informasi yang disampaikan tersebut merupakan hal yang penting, karena dikuatirkan atau jangan sampai modus penipuan minta uang atas nama Kejaksaan makan korban.(oktomanehat/TIMOR DAILY/TIMORDAILYNEWS.COM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *