News  

Eks Pekerja Migran Ikut Pelatihan Thematic Academy Digitalisasi Usaha dan Video Content Creator

Eks Pekerja Migran Ikut Pelatihan Thematic Academy Digitalisasi Usaha dan Video Content Creator

TIMORDAILYNEWS.COM – Sebanyak 150 peserta mengikuti Pelatihan Thematic Academy Digitalisasi Usaha untuk eks Pekerja Migran dan Video Content Creator di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, Selasa (11/10/2022).

Kegiatan selama empat hari ini dilakukan Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Makasar, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu.

Sekda Belu, Johanes Andes Prihatin, SE., M.Si mengucapkan selamat datang kepada instruktur dan para peserta.

“Terima kasih kepada Kementerian Kominfo melalui BBPSDMP Kominfo Makasar yang telah melaksanakan kegiatan Thematic Academy di Belu. Ini baru pertama dan merupakan kegiatan langka,” ucap Sekda JAP.

Dikatakan, pelatihan thematic academy ini merupakan sebuah langkah strategis mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi sebagai media dalam peningkatan SDM.

“Seingat saya ini merupakan pelatihan yang pertama. Terus terang ini salah satu momentum dan kesempatan yang langka,” ungkap Sekda.

Sekda menjelaskan, transpormasi digitalisasi merupakan upaya percepatan perubahan. Transformasi harus terjadi di dalam segala aspek organisasi untuk mendapatkan dampak maksimal.

“Contohnya penggunaan handphone android saat ini sudah by data. Ini merupakan tuntutan jaman yang maknanya sangat luas, yakni kemampuan literasi digital dalam menggunakan perangkat digital untuk mempermudah kehidupan sehari hari. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita dipaksa dalam suatu jaman yang mengharuskan kita dalam perkembangan digitalisasi,” terangnya.

Berbicara transformasi digital, tidak terlepas dari aspek manusia dan teknologi informasi yang mencakup infrastruktur, organisasi sistem dan sebagainya.

“Tetapi yang ingin saya tekankan disini yakni aspek manusianya. Bagaimana kemampuan kita untuk bertransformasi secara digital, agar membuat hidup manusia itu lebih mudah, dalam mempercepat kesejahteraan manusia,” katanya.

Saat ini kita harus mengefisienkan pemanfaatan teknologi melalui akses internet. Dalam satu hari kita bisa mengakses internet minimal 14 jam berinteraksi dengan handphone android dan itu lebih cenderung kepada hal-hal yang tidak produktif.

“Kalau masih dalam tahap pengenalan sudahlah, tetapi ini kita sudah masuk sepuluh tahun dalam transformasi digital dan sudah saatnya kita mengefektifkan waktu dan kemampuan dalam mengunakan digitalisasi untuk hal-hal yang lebih produktif,” imbuh Sekda JAP.

Oleh sebab itu, tutur Sekda JAP ini mengatakan, forum-forum seperti ini sangat strategis dalam meningkatkan kemampuan untuk memvisualisasi kreatifitas yang berhubungan dengan aspek bisnis.

“Para peserta saat ini adalah orang-orang yang beruntung, terutama yang sudah eks pekerja migran, sebagai angkatan kerja yang sudah berpengalaman di luar daerah. Semoga pelatihan ini dapat memberikan satu wawasan kepada kita semua untuk hidup mandiri. Manfaatkan kesempatan ini secara baik, karena kalian mendapatkan pelatihan langsung dari para narasumber yang sangat berkualitas,” pinta Sekda Belu. (prokopimbelu/TIMORDAILYNEWS.COM/TIMOR DAILY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *