GMNI Desak Kejari Ende Usut Tuntas Dugaan Pungli Dana Bos

TIMORDAILYNEWS.COM, ENDE – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Ende mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat untuk mengusut tuntas kasus dugaan pungutan liar (pungli) dana BOS di Dinas P & K Ende.

Desakan ini disampaikan saat melakukan audiens dengan Kejaksaan Negeri Ende, Kamis (20/05/2021).

Di saat audiens GMNI pertanyakan sejauh mana perkembangan proses Pulbaket yang dilakukan oleh Kejari Ende atas dugaan pungli dana bos di dinas P dan K Kabupaten Ende.

Ketua GMNI Cabang Ende, Marianus Yanto Woda kepada Timordailynews.com mengatakan, hari ini GMNI Cabang Ende melakukan audiens dengan Kejaksaan Negeri Ende terkait persolan dugaan pungli dana bos di Dinas P dan K Kabupaten Ende.

Menurutnya terkait substansi persoalan dana bos, GMNI Ende sudah sampaikan kepada pihak kejaksaan pada saat audiens.

“Untuk substansi-substansi persolan dana bos kita sudah sampaikan tadi dan kita komit tetap mengkawal proses ini”, jelas Ketua GMNI Ende ini yang akrab disapa Yanto.

Yanto menegaskan terkait persolan ini, GMNI mendesak agar Kejari Ende menginformasikan kepada publik sejauh mana perkembangan proses pulbaketnya agar tidak menimbulkan opini-opini liar ditengah masyarakat.

“Dan poin ini kita tuangkan dalam bentuk pernyataan sikap yang sudah kita serahkan ke pihak kejaksaan Ende”, ungkap Yanto.

“Tadi juga sempat disampaikan oleh pihak kejaksaan bahwa mereka belum sampai pada titik kesimpulan karena masih proses pulbaket”, terang Yanto.

Mengenai persoalan ini, pihak Kejaksaan Negeri Ende, melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Muhammad Fakhry, ketika ditemui diruang kerjanya mengatakan kedatangan GMNI Cabang Ende adalah mempertanyakan sejauh mana perkembangan proses pulbaket yang dilaksanakan oleh kejaksaan Negeri Ende.

Muhammad Fakhry menjelaskan sejauh ini proses pulbaket masih berlangsung jadi kita belum sampai pada kesimpulan tentang masalah ini seperti apa.

“Untuk hasilnya kita belum bisa sampaikan karena sekarang sementara masih pengumpulan bahan dan keterangan,” jelas Muhammad Fakhry.

Lebih lanjut Muhammad Fakhry mengatakan akan memanggil pihak-pihak lain untuk diwawancara dan dimintai keterangan agar persoalan ini bisa terang benderang.

“Kita minta agar rekan-rekan berikan waktu lagi kepada kami untuk menyelesaikan pulbaket ini”, kata Muhammad Fakhry. (ian/TIMOR DAILY/TIMORDAILYNEWS.COM)

Laporan Wartawan : Ian Laka Ma’u

Editor : Okto M

google.com, pub-4291941378970298, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *