News  

Gubernur Laiskodat Apresiasi Produk Lokal Desa Detusoko Barat-Ende Dijual Secara Digital

Gubernur Laiskodat Apresiasi Produk Lokal Desa Detusoko Barat-Ende Dijual Secara Digital

Gubernur Laiskodat di Detusoko Barat, Kabupaten Ende

TIMORDAILYNEWS.COM, ENDE- Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat memberikan apresiasi terhadap produk-produk lokal di desa Detusoko Barat yang dijual secara digital.

Namun Laiskodat minta perlu dikolaborasi dengan menarasikan secara baik paket wisata di daerah tersebut untuk dijual agar menarik pengunjung.

“Saya apresiasi dan mendukung apa yang dilakukan desa Detusoko Barat selama ini untuk menjual produk-produk lokal secara digital. Namun harus perlu dinarasikan secara baik paket wisata untuk dijual dan menarik para pengunjung,” demikian ungkapan Gubernur Laiskodat ketika menyampaikan sambutannya saat berkunjung ke Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende-NTT, pada Selasa (25/5/2021).
Laiskodat saat itu didampingi Bupati Ende, Djafar Achmad, Ketua DPRD Ende, Fery Taso, Direktur Utama Bank NTT, Dandim Ende, Sekretaris Daerah (Sekda) Ende, dan pimpinan OPD Kabupaten Ende.

Laiskodat melanjutkan, dirinya cukup antusias dan mendorong produk lokal untuk dipasarkan secara luas baik di dalam negeri maupun di manca negara.

Menurut Laiskodat, Desa Detusoko Barat merupakan desa pendampingan dari Bank NTT, karena desa tersebut memiliki sejumlah potensi, baik pertanian maupun pariwisata. Untuk itu butuh kerja ekstra mulai dari tingkat desa hingga tingkat pusat.

“Saat ini konsep dasar untuk mendorong pembangunan NTT adalah pengembangan sektor wisata berbasis masyarakat, namun berdaya saing mendunia,” tandas mantan Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPR RI .

Sementara itu Bupati Djafar mengatakan, di Kabupaten Ende sudah banyak Bumdes, namun belum dipasarkan secara baik, sehingga butuh pelatihan serius.

Djafar ketika itu menyebut produk-produk lokal Ende, antara lain beras Mautenda, kopi golulada, sayuran Nduaria, dan lainnya. Produk-produk tersebut belum dipasarkan secara baik.

Sedangkan Kepala Desa Detusoko Barat, Nando Watu dihadapan Gubernur Laiskodat dan rombongan memaparkan sejumlah produk lokal desa tersebut dari berbagai sektor, baik pertanian, perikanan, dan pariwisata. Produk yang dimaksud, yakni sayuran, kopi, dan beras merah.
Untuk sektor pariwisata, Nando menyebutkan didesanya itu ada sejumlah spot wisata, yaitu jembatan gantung, air panas Detusoko, dan area persawahan.

Menurut Nando, Pemerintah Desa Detusoko Barat saat ini terus mendorong Bumdes Ae Wula untuk memasarkan semua produk lokal hasil tani secara digital untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.(Ian/TIMOR DAILY/TIMORDAILYNEWS.COM)

google.com, pub-4291941378970298, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *