News  

Jelang Natal dan Tahun Baru, ASN Pemkab Belu Ikut Rekoleksi Kategorial

Jelang Natal dan Tahun Baru, ASN Pemkab Belu Ikut Rekoleksi Kategorial

TIMORDAILYNEWS.COM – Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM bersama Sekertaris Daerah Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, M.Si bersama Para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dan ASN se Kabupaten Belu, mengikuti Rekoleksi Kategorial menjelang Perayaan Pesta Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di Gereja Paroki Katedral Sta. Maria Imaculata Atambua, Kamis (15/12/2022).

Rekoleksi Kategorial di Pimpinan oleh Yang Mulia Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr. Uskup Atambua mengatakan, rekoleksi kategorial yang diadakan bagi para ASN, DPD, DPP dan DKP paroki se Dekenat Belu Utara ini dalam rangka untuk mendalami bahan pendalaman iman Adventus 2022 yakni “Lingkungan Bersih, Keluarga Sehat “.

“Hari ini kita menyelenggarakan Rekoleksi Kategorial Adventus tahun 2022 Dekenat Belu Utara di Gereja Katedral Atambua. Pesertanya dari DPD, DPP dan DKP Paroki-Paroki, juga bersama jajaran pemerintah, Bupati, Wakil Bupati, Sekertaris Daerah, para pimpinan OPD, dan ASN lainnya,” sebut Uskup Domi.

Uskup meneguhkan, Tuhan begitu membutuhkan kemurahan, sehingga kita perlu bermurah hati terhadap mereka yang kecil dan berkekurangan, terhadap bumi ini dan terhadap sesama manusia.

“Tatanan ekologi harus kita tata, tatanan sosial manusiawi harus kita pelihara, dengan demikian kita persiapkan diri untuk menyambut kedatangan Tuhan melalui natalnya. Maka Rekoleksi ini adalah juga bagian dari pembinaan rohani bagi petugas Pemerintah dan petugas Pastoral di paroki-paroki,” ujarnya.

Lanjut Uskup, sejumlah litani tentang sinkronisasi sinergi penghijauan kita akan menyusunnya dan menyampaikan kepada pemerintah untuk disepakati sehingga bisa dijalani bersama-sama.

“Ada sejumlah lokasi yang disepakati, termasuk memprioritaskan sumber-sumber mata air dan sentra-sentra pemberdayaan ekonomi. Selain itu kita perlu mengatasi atau menangani stunting secara integral bagi anak-anak yang mengalami kesulitan pertumbuhan, perkembangan, daya intelektual, spritual, emosional dan manusiawi pada umumnya,” terang Uskup Domi.

Menyinggung bela rasa, Uskup Atambua mengatakan bela rasa merupakan sebagian dari Iman yang sudah selalu dijalankan oleh gereja, mengikuti Kristus Tuhan yang diutus untuk mewartakan kabar baik kepada banyak orang.
Gereja senantiasa terpanggil untuk terlibat di dalam memperbaiki kondisi masyarakat didalam mengatasi persoalan-persoalan yang sering kali sulit.

“Gereja berada di barisan terdepan untuk mengatasi persoalan-persoalan tersebut, dan masih banyak kekurangan-kekurangan tetapi bersama Pemerintah dan masyarakat semoga kita maju bersama untuk masyarakat dan umat yang lebih baik, Saya mengucapkan selamat mempersiapkan diri menyongsong Natal dan Tuhan memberkati,” pungkas Uskup Atambua. (prokopimbelu/TIMORDAILYNEWS.COM/TIMOR DAILY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *