google.com, pub-4291941378970298, DIRECT, f08c47fec0942fa0
News  

Jembatan Maiskolen Nyaris Putus, Camat Amanuban Selatan Bersama Warga Tiga Desa Lakukan Hal ini

Jembatan Maiskolen Nyaris Putus, Camat Amanuban Selatan Bersama Warga Tiga Desa Lakukan Hal ini
TIMORDAILY.COM – Jembatan Maiskolen adalah jembatan yang menghubungkan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dengan Kabupaten Malaka.
Sudah hampir tiga minggu, Jembatan Maiskolen yang berada pada ruas jalan provinsi ini nyaris putus lantaran terdapat lubang berdiameter sekitar dua meter persis di bagian tengahnya.
Kondisi ini sangat membahayakan kendaraan yang melintas namun belum ada perhatian Pemerintah Provinsi NTT.
Melihat hal ini, Camat Amanuban Selatan bersama forum komunikasi pimpinan kecamatan yakni Kapolsek dan Danramil setempat melakukan kerja bakti menutup lubang tersebut pada Kamis (28/3/2019).
Kerja bakti ini harus dilakukan lantaran pemerintah setempat  khawatir akan keselamatan warga dan para pelintas.
Secara gotong royong bersama warga Desa Polo, Mio dan Desa Limnamnutu, Forkopimcam menutup lubang di atas Jembatan Maiskolen dengan menggunakan papan kayu dilapisi plat dari drum bekas lalu ditimbun dengan sertu.
Bahan yang digunakan untuk penanganan darurat Jembatan Maiskolen merupakan sumbangan pengusaha, Charles Angkiriwang.
Camat Amanuban Selatan, Jhon Asbanu yang memimpin langsung aksi kerja bakti penanganan darurat jembatan maiskolen mengatakan, penutupan lubang pada Jembatan Maiskolen dilakukan mengingat hal tersebut sangat emergensi  dan perlu dilakukan secepatnya agar tidak sampai memakan korban.
Setelah melakukan komunikasi dengan Danramil Amanuban Selatan dan Kapolsek Amanuban Selatan, akhirnya disepakati untuk melakukan kerja bakti guna penanganan darurat lubang pada jembatan moiskolen.
Untuk bahannya sendiri, Jhon mengaku, mendapatkan bantuan dari Charles Angkiriwang.
“Kami lihat ini sudah emergensi kalau tidak segera ditutup bisa makan korban jiwa atau jembatan tersebut bisa putus. Makanya kami Forkopimcam kompak melakukan kerja bakti penutupan lubang pada Jembatan Maiskolen,” ungkap Jhon.
Bersama warga tiga desa lainnya lanjut Jhon, sejak kamis pagi hingga siang, lubang berdiameter hampir dua meter ditutup menggunakan papan kayu, lalu dilapisi plat dari drum bekas sebelum ditimbun dengan menggunakan sirtu.
Dengan menggunakan peralatan seadanya, seperti skop, parang dan linggis warga bekerja bakti menutup lubang di atas Jembatan Maiskolen.
Menariknya, beberapa pengendara kendaraan bermotor yang lewat, ikut menyempatkan diri berbaur dalam kerja bakti tersebut.
“Tadi ada beberapa pengendara sepeda motor dan pikap yang lewat turun sebentar bantu ikut kerja bakti baru lanjutkan perjalannya. Saat ini jembatan maiskolen sudah lebih nyaman untuk dilewati,” jelasnya.
Kapolsek Amanuban Selatan, Ipda I Made Sudarma Wijaya, SH mengatakan, penutupan lubang pada badan jalan di Jembatan Maiskolen perlu dilakukan secepatnya agar tidak sampai menyebabkan kecelakaan lalulintas.
Oleh sebab itu, ketika Camat Jhon mengusulkan untuk melakukan kerja bakti, dirinya langsung setuju. (TD)
 
BACA JUGA : JEMBATAN MAISKOLEN PENGHUBUNG KABUPATEN MALAKA DAN TTS DI JALUR SELATAN NYARIS PUTUS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *