Kadis PMD Malaka Mengaku Salah Omong, Usai Sebut Kades Naet Tersangka

TIMORDAILYNEWS.COM, MALAKA – Usai menyebut Markus Bria Kepala Desa Naet jadi tersangka kasus dugaan korupsi dana desa, Agustinus Nahak Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Malaka mengaku salah omong.

“Itu Kepala Desa Naet itu, kan itu Kades belum jadi tersangka baru penyelidikan, Jaksa belum umumkan dan menentukan, tadi ada Jaksa telepon komplain, itu berita bisa ralat kow,” kata Kadis Agustinus ketika menghubungi TIMORDAILYNEWS, Senin (8/2/22) malam pada pukul: 19.47 WITA, setelah beredar luas berita Kades Naet jadi tersangka.

Menurut Kadis Agus, Jaksa baru saja menghubunginya atas pengakuannya terkait Kades Naet jadi tersangka, sebab kata Kadis menurut informasi dari Jaksa, dia (Mantan Kades Naet) belum jadi tersangka, sebab masih dalam tahap penyelidikan dan belum diumumkan menjadi tersangka.

“Jadi kita ralat dulu berita itu, ini saya konfirmasi supaya ralat dulu berita, karna Kades belum ditetapkan jadi tersangka dan kita jangan mendahului Jaksa, kan itu tidak bisa,” ucap Kadis Agus.

Walau demikian pengakuannya, ketika ditanya siapa nama Jaksa yang menghubunginya, Kadis Agus mengaku tak mengetahui nama Jaksa itu, akan tetapi Kadis Agus bersikeras bawah Jaksa komplain dengan pengakuannya itu.

“Mohon ralat berita dulu, tadi saya salah omong, sebab kita tidak bisa mendahului Jaksa, dan Jaksa belum umumkan soal Kades Naet tersangka itu, karena masih dalam tahap penyelidikan,”tegas Kadis Agustinus

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 20 Kepala Desa di Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka diduga kuat merugikan negara dalam pengelolaan dana Desa dulu ta pengelolaan tidak transparan.

Dari 20 desa yang diduga kuat menyalahgunakan anggaran desa itu, hanya Markus Bria Mantan Kepala Desa Naet Kecamatan Rinha, berhasil ditetapkan menjadi tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa 2017 – 2018.

“Soal temuan, kami hanya terima surat tindak lanjut atau rekomendasi laporan hasil pemeriksaan (LHP) Inspektorat Malaka,”kata Agustinus Nahak Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Malaka kepada TIMORDAILYNEWS, Senin (8/2/2021)

Terkait ratusaan nama kepala desa yang terlampir dalam surat pertanggal 15 Mei 2020 dengan nomor lampiran: DPMD.714/145/V/2020 pihaknya hanya melakukan rekomendasi dari Inspektorat.

“Soal besarnya nilai kerugian uang negara, itu internal Inspektorat yang mengetahui, akan tetapi yang kita ketahui Markus Bria Mantan Kepala Desa Naet sudah ditetapkan jadi tersangka oleh pihak Kejaksaan Negeri Belu,”beber Agsutinus Nahak

Menurut Agustinus, dari 112 nama Kepala Desa dalam temuan itu, pihaknya sudah membuatkan surat rekomendasi untuk ditindak lanjuti dan sudah dilakukan beberapa kali pertemuan bersama para Kepala Desa, guna mempertanggung jawab temuan Inspektorat itu. Akan tetapi nilai kerugian Negara hal internal Inspektorat

“Soal angka temuan inspektorat, itu internal Kepala Desa dan Inspektorat. Akan tetapi ada sebagian Kades sudah kembalikan kerugian uang negara, ada juga Kades belum sama sekali kembalikan temuan Inspektorat itu,”jelas Agustinus

Akan tetapi kata Agustinus, karena situasi Pilkada Malaka ini, maka sementara dihentikan terkait tindak lanjut rekomendasi temuan Inspektorat itu, akan tetapi di Tahun 2021 akan dipanggil para Kades.

“Apabila Kepala Desa diberikan kesempatan untuk kembalikan kerugian uang negara, namun belum ada hasilnya, maka berkas temuan Inspektorat itu akan dikirim kepada Kejaksaan Negeri Belu guna di proses secara hukum,”ucap Agustinus

Apa bila temuannya kurang dari 200 juta, maka akan ditindak secara administrasi bahkan berlanjut hingga hukum jika tak bisa kembalikan uang negara dan bisa juga dilakukan pengembalikan kerugian uang negara sesuai mekanismenya.

“Dari 112 kepala desa itu, yang paling berat mantan Kepala Desa Naet, Kecamatan Rinhat, itu sudah jadi tersangka walau belum ditahan. Berkasnya sudah di ambil pihak kejaksaan,”jelas Agustinus.

Berikut 20 Desa di Kecamatan Rinhat, Malaka yang diketahui ada temuan penyalahgunaan Dana Desa.

1. Desa Saenama Tahun 2019
2. Desa Wekmidar Tahun 2017-2019
3. Desa Lotas Tahun 2017-2019
4. Desa Nanin Tahun 2017-2019
5. Desa Alala Tahun 2017-2019
6. Desa Webetun Tahun 2017
7. Desa Naet Tahun 2017-2018
8. Desa Buiudukfoho Tahun 2019
9. Desa Niti Tahun 2017
10. Desa Tafuli Tahun 2017
11. Desa Boen Tahun 2017-2019
12. Desa Muke Tahun 2017
13. Desa Wekeke Tahun 2017
14. Desa Nanebot Tahun 2016
15. Desa Tafuli 1 Tahun 2017
16. Desa Nabutaek Tahun 2019
17. Desa Weain Tahun 2017
18. Desa Raisamane Tahun 2019
19. Desa Naiusu Tahun 2018-2019
20. Desa Oekmurak Tahun 2018-2019

Hingga berita ini diterbitkan, para Kepala Desa dan pihak Inspektorat Kabupaten Malaka, belum berhasil dikonfirmasi.(VIA/TIMOR DAILY/TIMORDAILYNEWS.COM)

google.com, pub-4291941378970298, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *