google.com, pub-4291941378970298, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Klarifikasi ke Redaksi, Devi Ndolu Mengaku Tidak Melarikan Diri Saat Kantornya Didemo

(doc. Devi H. Ndolu, SH Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Malaka) 

TIMORDAILYNEWS.COM, MALAKA – Politsi Partai PDI Perjuangan Malaka sekaligus Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malaka mengaku, tidak melarikan diri saat para demonstrasi yang tergabung dalam Forum Pemuda Peduli Lingkungan Hidup mendatangi gedung Wakil Rakyat Malaka, Selasa (16/2/2021) siang.

Demikian klarifikasi berita yang disampaikan Devi H. Ndolu selaku Wakil Ketua I DPRD Malaka kepada redaksi TIMOR DAILY, Selasa (16/2/2021) malam.

“Saya baca di media TIMOR DAILY, saya mau koordinasi. Judul beritanya itu kurang mengenakan, Devi H. Ndolu melarikan diri setelah bertemu pendemo, itu beritanya salah bahkan menyudutkan,” jelas Devi Ndolu Politisi Partai PDI Perjuangan.

Menurut Devi, sebagai pimpinan DPRD sudah mengeluarkan surat untuk mengundang para pihak terkait, agar melakukan hearing bersama para pendemo, bukan melarikan diri.

“Saya sedikit terlambat, juga memimpin rapat di ruang Komisi. Karena mekanismenya sudah diserahkan kepada Ketua Komisi III dari Komisi terkait dengan masalah itu,” kata Devi Ndolu.

Sebab menurutnya, dia tidak melarikan diri. Tugas di DPRD itu ketika sudah beri tugas kepada Komisi maka setelah selesai, baru dilaporkan kepada pimpinan, karena para Komisi itu merupakan alat kelengkapan Dewan.

“Jadi bukan melarikan diri, malah saya tadi berada di kantor DPRD, bahkan sebagai pimpinan dewan telah perintahkan staf untuk menyurati pihak terkait,ini kok malah saya dituduh melarikan,itu tidak benar,” tegas Devi Ndolu ketika melakukan klarifikasi berita melalui sambungan telepon genggamnya kepada redaksi TIMOR DAILY.

Diberitakan sebelumnya, aksi damai yang tergabung dalam Forum Pemuda Peduli Lingkungan Hidup di Kabupaten Malaka menampilkan suasana berbeda di saat masa pandemi Covid-19. Wakil Ketua I DPRD Malaka menghilang usai bertemu beberapa pendemo di pintu belakang ruang paripurna.

Para pemuda peduli lingkungan hidup itu tiba di Kantor Dewan, Selasa (16/2/2021) sekitar pukul 11. 29 Wita, dikawal ketat oleh anggota Kepolisian Polres Malaka usai menyampaikan tuntutan aksi di Kantor Dinas PUPR Malaka sekaligus di Kantor DPR Malaka hingga selesai.

Pantauan TIMOR DAILY di Kantor DPRD Kabupaten Malaka, Selasa (16/2/2021) siang, sejumlah aktivis masuk ke Kantor Dewan dengan tertib manfaatkan sarana cuci tangan yang ditempatkan di pintu masuk kantor yang dikendalikan Sekretaris DPRD Kabupaten Malaka, Carlos Moniz.

Dalam orasinya, Ady Bria salah satu aktivis menyampaikan selamat siang kepada Wakil Ketua I DPRD Malaka yang hadir setelah adanya aksi damai itu.

“Ady Bria menuturkan, kehadiran mereka di gedung DPR Malaka itu, guna menyampaikan terkait kelestrian lingkuangan (hutan lindung Kateri) yang terancam rusak, akibat perbuatan Dinas PUPR Malaka,” tegas Ady Bria yang merupakan alumni IMMALA Malang itu.

Sebab kata dia, banyak pelaku pengrusakan hutan sering terjadi, bahkan yang sangat mengecewakan adalah tindakan pengrusakan itu atas niat dari Dinas Pekerjaan UMUM (PU) Kabupaten Malaka.

“Akan tetapi yang menherankan adalah adanya Pembiaran terhadap masalah lingkungan ini, pihak berwajib sepertinya sekongkol dengan para pelaku sehingga tidak ada tindakan pencegahan terhadap pelaku pengrusakan hutan lindung Kateri,”jelas Ady Bria dalam orasinya

Pantauan TIMOR DAILY, usai berorasi Ady Bria bersama kawan aksi lainnya sempat bertemu Devi H. Ndolu selaku Wakil Ketua I DPRD Malaka secara internal di pintu belakang ruang paripurna, selanjutnya Pimpinan DPRD Malaka itu menghilang tanpa diketahui tujuannya kemana.

Begitupun Ketua DPRD Malaka Adrianus Bria Seran yang juga diketahui sudah tidak berkantor setelah pihaknya kalah dalam pesta Demokrasi Pilkada Malaka 9 Desember 2020 lalu.

Untuk diketahui, masa aksi akhirnya diterima oleh Felix Bere Nahak selaku Ketua Komisi III dan Hendri Melky Simu selaku Ketua Komisi I, Serta sejumlah anggota Dewan lainnya, sekaligus menerima aspirasi para aktivis peduli lingkungan serta melakukan mediasi dan kesepakatan di ruang Komisi III hingga selesai. (VIA/TIMOR DAILY/TIMORDAILYNEWS.COM)

Editor: Oktavian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *