Lantik 19 Penjabat Kades, Ini Pesan Bupati Malaka Simon Nahak

Lantik 19 Penjabat Kades, Ini Pesan Bupati Malaka Simon Nahak
Lantik 19 Penjabat Kades, Ini Pesan Bupati Malaka Simon Nahak

Lantik 19 Penjabat Kades, Ini Pesan Bupati Malaka Simon Nahak

TIMORDAILYNEWS.COM, MALAKA – Bupati Malaka Dr. Simon Nahak, melantik 19 penjabat kepala desa (Kades) yang berlangsung di aula Kantor Bupati Malaka, Kamis, 10/6/2021.

Pelantikan ini dihadiri oleh para Staf Ahli Bupati Malaka, para Asisten Setda Malaka, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Penjabat kades yang dilantik antara lain penjabat Kades Suai, Stefanus Nahak Klau, Penjabat Kades Kletek Hendrikus Abatan, Penjabat Kades Alas Utara Rafael Manek, Penjabat Kades Kota Biru Ahmad Nenometa, Penjabat Kades Maktihan Krispinus Klau, Penjabat Kades Alala Yeremias Nahak Tahu, Penjabat Kades Biudukfoho Fransiskus Fanu, Penjabat Kades Niti Robianto Bere Bria.

Berikutnya penjabat Kades Tafuli Martinus Moe, Penjabat Kades Boen Yohanes Neno Bani, Penjabat Kades Wekmidar Amandus Atok, Penjabat Kades Laleten Martinus Paulus, Penjabat Kades Kereana Paulus Nana, Penjabat Kades Babotin Selatan Blandina Bao Neno, Penjabat Kades Naibone Edmundus Koen, Penjabat Kades Umutnana Richardus E. Meak, Penjabat Kades Kufeu Sentianus Manek, Penjabat Kades Bisesmus Fransiskus Bokun, Penjabat Kades Meotroi Agustinus Koli.

Pimpinan DPRD Kabupaten Malaka yang diwakili oleh Wakil Ketua II, Hendrikus Fahik Taek dalam sambutannya mengucapkan selamat dan profisiat kepada 19 orang penjabat kepala desa yang baru saja dilantik.

“Atas nama pimpinan DPRD Kabupaten Malaka mengucapkan profisiat dan selamat kepada 19 orang kepala desa yang baru saja dilantik, selamat menjalankan tugas baru nanti dengan sebaik-baiknya,” ujar Hendrik Fahik.

Mantan Ketua Presidium PMKRI Cabang Kupang itu, mengungkapkan keheranannya mengapa setiap tahun ada uang miliaran rupiah di desa-desa tapi keadaan desa-desa itu biasa-biasa saja.

“Semoga satu atau dua tahun ke depannya ini dapat berubah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebagai wakil rakyat atau pimpinan DPRD sangat berharap apakah bisa pemerintah tolong melihat kembali perda tentang pengusulan dan pencalonan kepala desa di Kabupaten Malaka.

“Sangat tidak elok hampir semua desa itu ada penjabat. Dari 127 desa hampir kurang lebih ada 60 sekian desa itu penjabat. Kami sangat berharap sekali kalau memang ada waktu ada ruang bisa kita diskusikan bersama,” ujarnya.

Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak dalam arahannya mengatakan untuk melihat daerah itu maju ukurannya dilihat dari pembangunan desa tempat lahir. Orang akan melihat sebuah Kabupaten atau sebuah wilayah ukuranya maju atau tidaknya itu ada pada pembangunan di Desa.

Lanjutnya, terkait dengan tugas dan fungsi seorang kepala desa tentunya tidak berbeda jauh dari hal-hal yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun Pusat.

“Saya menyampaikan secara tegas bahwa suka tidak suka, mau tidak mau pekerjaan bapak ibu sekalian akan selalu saya ikuti, saya pantau dengan audit.

“Mohon maaf saya sebagai manusia, sebagai pemimpin daerah sekaligus berkecimpung di dunia hukum maka saya tidak akan kasi ampun,” pesanya.

Dirinya kembali menegaskan bahwa uang yang diberikan oleh Pemerintah melalui tangan bapak ibu adalah untuk membangun desa, karena itu apabila sampai terjadi bocor anggaran, penyelewengan anggaran maka siap-siap untuk menghadap inspektorat.

“Saya tegaskan bahwa uang yang diberikan oleh Pemerintah melalui tangan bapak ibu adalah untuk membangun Desa, karena itu apabila sampai terjadi bocor anggaran, penyelewengan anggaran siap-siap untuk menghadap inspektorat.

“Kepercayaan yang diberikan adalah amanah dan harus dibersihkan diri dulu sebelum kita berbicara untuk orang lain mulainya dari diri masing-masing,” tegas Dr. Hukum Universitas Warmadewa Bali ini.

Ia juga menitipkan pesan kepada ke-19 Penjabat Desa yang baru saja dilantik untuk pulang dan bangun desa, kelola anggaran yang benar dan baik untuk kemajuan desa.

“Saya titip pesan untuk bapak – ibu yang baru dilantik pulang dan bangun desa, kelola anggaran yang benar karena dua atau tiga bulan saya pasti perintahkan inspektorat untuk langsung kawal,” pesan Bupati Simon. (onz/TIMOR DAILY/TIMORDAILYNEWS.COM)

Editor : Marselino

google.com, pub-4291941378970298, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *