News  

Logistik PSU Tiba di TPS 04 Dusun Fatubelar Perbatasan RI-RDTL, Polri dan TNI Pastikan Situasi Aman

Logistik PSU Tiba di TPS 04 Dusun Fatubelar Perbatasan RI-RDTL, Polri dan TNI Pastikan Situasi Aman
TIMORDAILY.COM, ATAMBUA – logistik untuk Pemungutan Suara Ulang  (PSU) Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten tiba di TPS 04 Dusun Fatubelar Desa Raifatus Kecamatan Raihat Kabupaten Belu, Jumat (26/04/2019) malam sekitar pukul 21:55 WITA.
Pantauan TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM, logistik yang akan digunakan di di TPS 04 Raifatus tersebut dibawa sendiri oleh Petugas KPU Kabupaten Belu dengan dikawal oleh pihak TNI-Polri.
Ada lima jenis kotak suara yang diturunkan dari sebuah mobil berwarna putih dan disaksikan langsung oleh Kapolsek Raihat IPTU Yohanes Seran dan Danramil Raihat Kapten Sri Widayat.
Komisioner KPU Belu, Joni A. Neolaka mengatakan bahwa saat ini pihak KPU Belu telah membawa semua logistik untuk keperluan PSU ke lokasi TPS 04 Raifatus dengan jumlah keseluruhan surat suara ada 710 lembar dengan rincian 142 lembar per jenis.
“Kita sudah membawa semua logistik ke TPS yang akan melaksanakan PSU ini baik itu Kotak Suara, Tinta, Segel, Spidol, Id card KPPS dan lain sebagainya,” pungkasnya.
Sebagai salah satu Komisioner di KPU Belu, Joni sangat berharap agar semua masyarakat yang terdaftar dalam DPT di Dusun Fatubelar, Desa Raifatus dapat mengikuti Pemungutan Suara Ulang.
Diungkapkan bahwa pada Pemilihan Umum tanggal 17 April 2019 yang lalu, jumlah Partisipasi masyarakat yang mencoblos di TPS 04 Raifatus ada 103 orang.
Sementara DPT dalam TPS 04 Raifatus sebanyak 139 pemilih.
“Kami harap partisipasi masyarakat bisa capai maksimal sesuai jumlah DPT yang ada,” imbuh Neolaka.
Pihak KPU juga berharap PSU yang dilakukan pada Sabtu ini (27/04/2019) dapat berjalan dengan baik dan lancar sehingga tahapan sesudah Pencoblosan pun dapat dilaksanakan lebih cepat.
Polisi dan Tentara Pastikan Situasi Aman Jelang PSU
Aparat keamanan TNI-POLRI di wilayah Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Perbatasan Negara RI-RDTL memastikan situasi dan kondisi yang aman menjelang hari-H Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, DPD, DPR RI DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten di Dusun Fatubelar, Desa Raifatus, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu.
Kapolres Belu AKBP Christian Tobing melalui Kapolsek Raihat IPTU Yohanes Seran kepada TIMORDAILY/TIMORDAILY.COM di lokasi TPS 04 Raifatus, Jumat (26/4/2019) malam menyampaikan bahwa saat ini dipastikan semua situasi dan kondisi menjelang PSU Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Legislatif tahun 2019 telah aman.
“Saat ini kami aparat keamanan di wilayah Raihat bisa pastikan situasi hingga kini telah aman,” tegasnya.
Personil yang saat ini selalu dikerahkan dari pihak Kepolisian Resort Belu untuk mengamankan situasi dan kondisi di Dusun Fatubelar, Desa Raifatus, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu berjumlah 20 orang.
“Kami kerahkan 20 personil Polisi untuk lakukan pengamanan di wilayah ini,” ungkap IPTU Yohanes.
Dandim 1605/Belu Letkol Inf Ari Dwi Nugroho melalui Danramil Raihat Kapten Sri Widayat juga memastikan bahwa hingga saat ini situasi dan kondisi sekitar wilayah akan dilakukan Pemungutan Suara Ulang di TPS 04 Raifatus dalam keadaan yang aman.
Danramil Sri menyebutkan bahwa pihak Kodim 1605/Belu sendiri telah menugaskan 9 Personil Tentara Nasional Indonesia di sekitar lokasi TPS 04 Raifatus.
“Kami TNI-POLRI kerjasama dengan elemen terkait siap amankan PSU di Dusun Fatubelar Desa Raifatus,” katanya.
Untuk diketahui bahwa berdasarkan informasi yang didapat oleh awak media ini, pada tanggal 17 April 2019 yang lalu di TPS 04 ditemukan satu orang pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat sebagai Pemilih, diberi kesempatan melakukan pemilihan oleh petugas KPPS setempat.
Pemilih tersebut ternyata tidak memiliki E-KTP dan tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).
Saat itu, Pemilih bersangkutan datang ke TPS 04 dan mendaftarkan diri ke Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 04 dengan menunjukkan Kartu Keluarga untuk diberi kesempatan memilih.
Petugas KPPS sempat mengingatkan Pemilih tersebut untuk tidak mendaftar sebagai Pemilih karena tidak memiliki E-KTP sebagai syarat utama pemilih Daftar Pemilih Khusus (DPK) yang dimana sebagai merupakan daftar pemilih yang memiliki identitas kependudukan tetapi belum terdaftar dalam DPT dan DPTb.
Di saat itu pula petugas KPPS mengadukan kepada petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) sebagai panitia di Kecamatan setempat dan petugas PPS memberikan jawaban bahwa bisa mencoblos dengan menggunakan Kartu Keluarga (KK) sehingga Pemilih bersangkutan pun turut serta memilih dalam Pemilihan tersebut.
Hal tersebut-lah menjadi salah satu syarat untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang sebagaimana tertuang dalam Pasal 372 ayat (2) huruf (d) Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 yang berbunyi Pemungutan Suara di TPS wajib diulang apabila dari hasil pemilihan dan Pemeriksaan Pengawas TPS terbukti terdapat keadaan sebagai berikut (d) Pemilih tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik dan tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap dan Daftar Pemilih Tambahan.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Belu, Mikhael Nahak saat dikonfirmasi oleh awak media ini, Senin (22/04/2019) membenarkan adanya Pemungutan Suara Ulang di TPS 04 Desa Raifatus, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu.
“Untuk Kabupaten Belu ada satu TPS yang harus dilakukan Pemungutan Suara Ulang. Itu terjadi di TPS empat, Desa Raifatus, Kecamatan Raihat,” ungkapnya.
Berdasarkan rencana yang dilakukan oleh KPU Belu dengan dasar Perundang-undangan, akan dilaksanakan paling lambat 10 hari pasca hari H yaitu tanggal 27 April 2019.
Mikhael Nahak menyatakan bahwa ditetapkan pada tanggal 27 April karena berkaitan dengan penyiapan logistik yang sebagian besar didatangkan dari Jakarta seperti surat suara, kotak suara, tinta, segel dan hologram.
“Kita sudah mengajukan sehingga kita berharap satu atau dua hari ini logistik tersebut sudah tiba disini dan kita bisa menyiapkan TPS tersebut untuk dilakukan PSU,” imbuhnya.
Ketua KPUD Belu ini juga berharap kepada semua masyarakat di TPS 04 Desa Raifatus Kecamatan Raihat dapat kembali menggunakan hak pilihnya pada PSU pada tanggal 27 April 2019 demi suksesnya Pesta Demokrasi Bangsa Indonesia. (ron/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)
 
Editor : Fredrikus R. Bau

google.com, pub-4291941378970298, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *