News  

Mantan Wabup Ose Luan Apreasiasi Pemkab Belu, Sekda Sebut KSU Korpri On The Track

Mantan Wabup Ose Luan Apreasiasi Pemkab Belu, Sekda Sebut KSU Korpri On The Track
Mantan Wabup Ose Luan Apreasiasi Pemkab Belu, Sekda Sebut KSU Korpri On The Track

TIMORDAILYNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu di bawah kepemimpinan Dokter Agus Taolin dan Doktor Alo Haleserens mendapat apresiasi dari mantan Wakil Bupati (wabup) Belu, JT. Ose Luan.

Apreasiasi dari Ose Luan ini diberikan lantaran dukungan Pemkab Belu dalam pengembangan KSU Korpri di Kabupaten Belu.

“Terima kasih kepada Bupati Belu, Wakil Bupati Belu, Sekertaris Daerah Kabupaten Belu dan Kepala Dinas Koperasi yang sudah mendukung dalam pengembangan KSU Korpri ini,” ungkap J. T. Ose Luan yang juga Ketua KSU Korpri Belu pada Acara RAT KSU Korpri Tahun Buku 2022 yang berlangsung di Aula Hotel Timor Atambua, Sabtu 3 Maret 2023.

JT. Ose Luan mengajak seluruh anggota untuk bersyukur. Menurutnya, proses hidup kita itu dalam rancangan-Nya, beriman dan berbuat harus selaras.

“Oleh karena itu pada pembukaan RAT ini, yang pertama saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Sekda yang berkenan untuk membuka, sekaligus hadir bersama kami,” ungkap Ose Luan.

Ia mengenang, keterlibatan dirinya dalam KSU Korpri sejak koperasi ini masih bernama Kopensetda. Waktu itu kopensetda dibuka
dalam rangka untuk mendukung teman-teman pegawai negeri.

“Kopen Setda ini hadir secara organisatoris sebagai OPD kecil yang setiap tahun dananya dari APBD sekitar seratus juta. Saat itu tidak ada orang yang mau kesana, tetapi ada pegawai negeri yang mau mengabdi disitu dan saya salut dengan mereka itu.,” kenang Ose Luan.

Disampaikan mantan Sekda Belu, ada tiga hal yang harus di perhatikan dalam mengelola sebuah koperasi, yakni organisasi, metode kerja dan SDM.

“Hal inilah yang diterjemahkan dalam sehat organisasi, sehat usaha dan sehat mental, Tiga hal ini sangat berhubungan dalam diri para pegawai yang bertahan di koperasi ini. Saya melihat ada segi positif dalam diri mereka, bahwa mereka adalah orang-orang baik, sehingga masih diberi kepercayaan untuk mengelola koperasi ini,” terangnya.

Ia menambah, menjadi anggota yang baik dalam berkoperasi harus ada pinjaman dan kredit dari anggota dan angsuran di kembalikan tepat waktu supaya koperasi ini dapat hidup terus dan berkembang.

“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih Pak Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Belu dan Kepala Dinas Koperasi bersama jajaran. Demi hidupnya koperasi ini, saya masih bersama kita sekalian,” tutup Ose Luan.

KSU Sudah On The Track

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, M.Si dalam kesempatannya menegaskan bahwa Koperasi Serba Usaha (KSU) Korpri Kabupaten Belu sudah On The Track.

Menurutnya, KSU Korpri Kabupaten Belu sudah On The track, artinya sudah berada di jalan yang benar.

“Dukungan pemerintah itu pasti karena yang pertama pemerintah juga ikut bertanggung jawab terhadap kesejahteraan anggota, dan sebagian anggota yang sudah menjadi anggota koperasi ini kami yakin beban tanggung jawab itu sudah di bagi. Kalau pegawainya sejahtera Pemerintah pasti senang,” ungkap Sekda Belu.

Sekda menambah, seorang pemimpin harus menjadi bagian dari solusi, bagaimana staf dapat memenuhi kebutuhannya melalui kehadiran KSU Korpri

“Kalau ada staf yang mengalami kesulitan kita juga harus ikut merasakan, jadi ini bagian dari jalan keluarnya. Tujuan kehadiran koperasi disini adalah untuk memenuhi kebutuhan anggota. Kalau sudah sejahtera dalam konteks kebutuhan dasarnya terpenuhi, tentu akan berimplikasi terhadap kinerja anggota koperasi yang adalah ASN untuk meningkatkan tugas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menuturkan, Koperasi ini ada dengan tujuan untuk memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi anggotanya melalui kerja sama dan saling membantu. Sehingga ditengah kesulitan seperti ini, koperasi tetap memberikan dampak jaminan ketahanan perekonomian di daerah ini.

“Koperasi Serba Usaha Korpri, mulai dari organisasi, mekanisme tata kelola dan personilnya i sudah sangat baik sekali. Kemarin sudah di laporkan dan sangat sehat, bahkan SHUnya mencapai dua ratus dua puluh enam juta rupiah. Ini sangat luar biasa,” katanya.

Selain itu, koperasi juga perlu mempertimbangkan pemanfaatan digitalisasi untuk membantu koperasi dalam mempromosikan produk dan layanan koperasi kepada anggota dan masyarakat luas, serta mempermudah proses pembelian dan penjualan.

“Hal ini untuk mempermudah kebutuhan pokok para anggota dengan para penyedia, toko atau agen-agen besar atau suplayer. Saya yakin dengan mekanisme pengelolaan seperti itu, koperasi ini akan sangat aman,” pungkasnya Sekda JAP. (Prokopimbelu/TIMOR DAILY/TIMORDAILYNEWS.COM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *