Belu  

Pejabat Kepala BPKAD Belu Diganti, Dokter Agus Taolin Beri Pesan Penting ini

TIMORDAILYNEWS.COM – Jabatan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Belu kini dijabat orang baru.

Pejabat lama yakni Jules Constantyn C.M.A. Ando kini diganti oleh Egidius Nurak sebagai pelaksana tugas.

Pergantian pejabat ini berlangsung di ruang Rapat Bupati Belu, Jumat (1/3/2024).

Dilansir infopublik.id Bupati Belu, dokter Agus Taolin memimpin serah terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Eselon II Lingkup Pemerintah Kabupaten Belu.

Sertijab tersebur dihadiri Sekda Belu, Johanes Andes Prihatin, para Asisten Sekda dan Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Belu.

Adapun jabatan yang diserah terimakan adalah Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Belu, yang sebelumnya dijabat oleh Jules Constantyn C.M.A. Ando, selaku pelaksana tugas yang lama, diserahkan kepada Asisten Administrasi Umum Sekda Belu, Egidius Nurak, selaku pelaksana tugas yang baru.

Sedangkan jabatan Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Belu, diberikan kepada Constantyn C. M. A. Ando, selaku pelaksana tugas yang baru. Sementara pejabat lama, Jonisius R. Mali, memasuki masa pensiun.

Bupati Belu, dokter Agus Taolin menyampaikan terima kasih kepada Jonisius R. Mali, yang telah menyelesaikan tugas di pemerintahan dan memasuki masa pensiun.

“Sampai saat ini, Puji Tuhan Pak Joni masih dalam keadaan sehat. Hari ini ia melepas semua beban secara administrasi dan tugas-tugas yang beliau pikirkan selama menjalani hidup sebagai pegawai kurang lebih 32 tahun lamanya. Separuh hidup Pak Joni dihabiskan dalam menjalani tugas sebagai ASN dengan berbagai dinamika yang ada,” ungkap Bupati Belu.

Lanjut Bupati Belu, usai melaksanakan tugas sebagai abdi negara, hari ini ia keluar dari gedung birokrasi atau kantor bupati ini dan kita melepaskannya secara terhormat.

“Atas nama pemerintah saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Joni yang telah melaksanakan tugas dan menunjukkan kinerja baik selama mengabdi sebagai abdi negara di lingkup Pemerintah Kabupaten Belu pada jabatan eselon dua,” ujarnya.

Bupati Belu, dokter Agus Taolin berharap bisa berkumpul kembali dengan keluarga dan anak-anak pada sisa usia yang ada dan akan ada banyak waktu untuk bisa bersenang-senang dengan keluarga lewat bakat dan hobi, seperti bermain pimpong, jalan bersama keluarga dan banyak beribadah.

“Saya juga berterima kasih dan menitipkan salam kepada keluarga. Secara pribadi saya menyampaikan permintaan maaf apabila selama bertugas di sini, saya sebagai bupati kurang lebih tiga tahun, ada dinamika yang tidak berkenan atau ada yang salah secara pribadi, dalam rutinitas pelaksanaan tugas-tugasnya. Saya doakan Pak Joni selalu sehat bersama keluarga dan terima kasih kepada semua yang sudah bekerja sama selama ini,” papar Bupati Belu.

Bupati Belu menekankan kepada pejabat yang baru agar menerima tugas ini sebagai sebuah amanah dan terimalah pekerjaan ini sebagai suatu tantangan baru, bahwa ditempatkan dimana saja, yang penting bisa bermanfaat bagi banyak orang.

“Jangan melihat kemanfaatan itu dengan tolak ukur uang atau hebatnya sebuah jabatan. Kadang-kadang kita ukur dari sudut manusiawi, kalau saya jadi lebih hebat dari yang sana, tetapi selama disana kita sudah berbuat apa untuk masyarakat,” tanya Bupati Belu.

Ia berharap agar pejabat yang baru bisa bekerja dengan baik, terutama menjadi pelaksana tugas di BPKAD harus benar-benar melihat tata kelola keuangan secara teliti.

“Untuk Pak Egi, menjabat di BPKAD itu tidak gampang, jangan sampai salah kelola, jadi harus benar-benar ikut aturan digitalisasi yang sudah dirintis dan jaga baik-baik,” ujar Bupati Belu.

Dia juga mengingatkan bahwa jabatan itu adalah amanah untuk berbuat baik bagi banyak orang dengan waktu yang sudah diberikan, sehingga gunakan waktu itu sebaik mungkin.

Bupati Belu dokter Agus Taolin juga berpesan kepada para pejabat yang baru menerima tugas, agar menjalaninya dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab.

“Bagi yang menerima tugas, jalankan dengan baik sesuai aturan yang berlaku. Tentu saja secara berjenjang Pak Sekda mengkoordinir melalui para asisten dan membagi habis tugas sesuai amanat undang-undang,” pungkas Dokter Agus Taolin. (*/infopublik.id/roy/TIMOR DAILY/TIMORDAILYNEWS.COM).

google.com, pub-4291941378970298, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *