News  

Pelatihan Academy Thematik, Kepala BBPSDMP Makassar Apresiasi Pemkab Belu

Pelatihan Academy Thematik, Kepala BBPSDMP Makassar Apresiasi Pemkab Belu

TIMORDAILYNEWS.COM – Kepala BBPSDMP Makasar, R. M. Agung Harimurti melalui Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Makassar, Emilsya Nur, S.Sos. M.I.Kom menegaskan bahwa, kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu upaya Kementerian Kominfo dalam mengembangkan program pembangunan Sumberdaya Daya Manusia (SDM) bagi Eks Pekerja Migran agar dapat memiliki pengetahuan berwirausaha.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Kementerian Kominfo dalam mengembangkan program pembangunan SDM bagi eks pekerja migran, agar memiliki pengetahuan berwirausaha secara digital dan menumbuh kembangkan usaha bisnis secara digital.

Semangat yang dibawa adalah senantiasa terus belajar guna meningkatkan daya saing ekonomi di masa pandemi ini. Dalam pelatihan ini, para pekerja migran akan diajarkan, bagaimana melakukan digitalisasi proses bisnis yang lebih efektif dan efisien,” papar Emylsia Nur.

Ia menambah, kegiatan ini memiliki posisi strategis untuk pembangunan SDM khususnya eks pekerja migran.

“Kami memberikan apresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belu dan semua pihak yang terlibat dan memberikan dukungan serta bantuan dalam penyelenggaraan kegiatan ini,” ujar Kepala BBPPKI Makasar.

Disampaikan pula, pengembangkan SDM unggul Indonesia saat ini, untuk menjawab revolusi industri 4.0, dimana penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) tidak hanya berdampak dalam proses produksi saja, tetapi kepada seluruh rantai nilai industri yang akan melahirkan model bisnis baru dengan basis digital yang lebih efisien dan berkualitas.

“Ekonomi digital di era revolusi industri 4.0 ini merupakan tantangan sekaligus kesempatan bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk menembus pasar, dengan memotong jalur distribusi produk hingga ke konsumen,” katanya.

Lewat teknologi digital, ungkap Emylsia Nur bahwa, para pelaku usaha bisnis, baik kecil maupun menengah dapat meningkatkan penjualan, serta membuka akses baru ke pasar luar negeri.

“Pelaku usaha, khususnya eks pekerja imigran di Indonesia dapat memanfaatkan kesempatan emas lewat e-commerce, dimana pelaku usaha dapat menjadi instrumen pertumbuhan ekonomi yang sangat penting,” ujarnya.

Disisi lain, terdapat banyak faktor yang mempengaruhi kemampuan pelaku usaha dalam proses adopsi teknologi digital untuk kemudian masuk ke dalam bisnis digital.

“Diantaranya, kurangnya pemahaman mengenai relevansi bisnis digital terhadap organisasi, ketiadaan strategi digital, kurangnya keahlian serta persepsi biaya dan risiko,” tandasnya.

Ia mengharapkan kepada para peserta yang hadir untuk serius mengikuti pelatihan dan praktek digitalisasi proses bisnis bagi eks pekerja migran dan pelatihan video content creator bagi angkatan kerja muda di Kabupaten Belu.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekda Belu, Asisten III selaku Plt. Kadis Kominfo Kabupaten Belu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Belu dan Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Belu. (prokopimbelu/TIMORDAILYNEWS.COM/TIMOR DAILY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *