News  

Pemkab Belu Gelar Hasil Kajian Daya Dukung Daya Tampung Lingkungan Hidup

Pemkab Belu Gelar Hasil Kajian Daya Dukung Daya Tampung Lingkungan Hidup

TIMORDAILYNEWS.COM – Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Geraldus Mbulu, SE didampingi
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belu, Elvincensius Martins S.IP membuka kegiatan Konsultasi Publik Kedua, tentang Penyusunan Daya Dukung Daya Tampung Lingkungan Hidup (DDDT LH) Berbasis Jasa Ekosistem di Aula Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belu, Jumat (04/11/2022).

“Konsultasi publik ini merupakan bagian dari upaya finalisasi laporan penyusunan kajian Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup Kabupaten Belu. Pada hari ini akan dibahas tentang hasil laporan dan peta keluaran kegiatan DDDT LH Kabupaten Belu tahun 2022,” ujar Geradus Mbulu dalam sambutannya.

Dijelaskan bahwa, hasil analisis terhadap daya dukung jasa ekosistem penyedia pangan di Kabupaten Belu dinilai dengan range kategori sedang, tinggi dan sangat tinggi.

“Terdapat sembilan kecamatan yang memiliki potensi jasa ekosistem penyediaan pangan dengan kategori sangat tinggi, diantaranya Kecamatan Tasifeto Timur, Raimanuk, Lamaknen, Raihat, Tasifeto Barat, Kakuluk Mesak, Kota Atambua, Atambua Selatan, dan Kecamatan Nanaet Duabesi,” sebut Geradus.

Dalam rapat ini juga dipaparkan 11 peta DDDT LH berbasis jasa ekosistem yang diharapkan nanti dapat berguna untuk kegiatan pembangunan di Kabupaten Belu.

Beberapa peta yang dihasilkan dari kegiatan DDDT LH ini adalah peta Jasa Ekosistem Penyedia Pangan, Peta Penyedia Air, Peta Budaya Tempat Tinggal dan Ruang Hidup, Peta Rekreasi dan Ekotourism, Peta Pengaturan Iklim dan Peta Pengaturan Tata Aliran Air.

Selain itu, Peta Pengaturan Pencegahan dan Perlindungan dari Bencana Banjir, Peta Pengaturan Pencegahan dan Perlindungan dari Bencana Longsor, Peta Pengaturan Pencegahan dan Perlindungan dari bencana kebakaran hutan, Peta Pengaturan, Pengolahan dan Penguraian Limbah dan Peta Jasa Ekosistem Biodiversitas.

Kegiatan Konsultasi Publik ini menghadirkan Pemateri Tim Penyusun dari Tenaga Ahli Undana, Dr. Herry Zandra Kotta, ST., MT,. Dr. Suwari, Paulus Bhuja, Ph.D., dan Dr. Tony, serta melibatkan pimpinan OPD terkait, para Camat se – Kabupaten Belu, Direktur PDAM, Kepala Badan Pertanahan.

Pada kesempatan itu juga para peserta Konsultasi publik, diberikan kesempatan menyampaikan saran dan masukan untuk menyempurnakan hasil laporan DDDT dan peta DDDT LH berbasis jasa ekosistem Kabupaten Belu. (prokopimbelu/TIMORDAILYNEWS.COM/TIMOR DAILY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *