Belu, News  

Penjabat Bupati Belu Sebut Visi Paket SEHATI Selaras Dengan RPJPD 2005-2025

Penjabat Bupati Belu Sebut Visi Paket SEHATI Selaras Dengan RPJPD 2005-2025
Sesi penandatanganan dokumen dalam Musrembang RKPD Belu Tahun 2020 di GOR L.A Bone Atambua, Selasa (20/4/2021). foto by tim Kominfo Belu

TIMORDAILYNEWS.COM, ATAMBUA – Penjabat Bupati Belu, Zakarias Moruk menyebutkan bahwa visi Bupati dan Wakil Bupati Belu Terpilih hasil pilkada tanggal 9 Desember 2020 lalu selaras dan relevan dengan  Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Belu tahun 2005-2025.

Zakarias mengatakan itu saat membawakan sambutan dalam acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Belu tahun anggaran 2022 di Gedung Olahraga (GOR) L.A Bone Atambua, Selasa (20/4/2021).

Meski Bupati dan Wakil Bupati Belu Terpilih, Dokter Agus Taolin-Alo Haleserens yang terkenal dengan tagline Paket SEHATI memiliki visi yang selaras dan relevan dengan RPJPD Kabupaten Belu Tahun 2005 – 2025, Zakarias mengatakan semuanya hanya akan terwujud dengan kerja keras, tulus ikhlas dan dukungan dari seluruh stakeholders pembangunan (pemerintah, masyarakat dan swasta) di Kabupaten Belu serta dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Penjabat Bupati Belu Sebut Visi Paket SEHATI Selaras Dengan RPJPD 2005-2025
Unsur Forkopimda Plus Kabupaten Belu yang hadir dalam Musrenbang RKPD Belu Tahun 2020 di GOR L.A Bone Atambua, Selasa (20/4/2021) foto by tim Kominfo Belu.

“Melalui Kesempatan ini dapat saya sampaikan bahwa visi Bupati dan Wakil Bupati Terpilih hasil pilkada tanggal 9 Desember 2020 adalah, Masyarakat Belu yang Sehat, Berkarakter dan Kompetitif, tentunya visi Bupati dan Wakil Bupati Belu Terpilih masih selaras dan relevan dengan visi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Belu Tahun 2005 – 2025 yaitu, Belu sebagai Kabupaten Perbatasan yang Maju, Mandiri, Adil dan Sejahtera 2025,” urai Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Provinsi NTT ini.

Lebih lanjut Mantan Kepala Biro Umum Setda Provinsi NTT ini mengatakan Penyusunan program/kegiatan yang menjadi prioriras pada RKPD Tahun Anggaran 2022 tidak terlepas dari arah kebijakan rencana pembangunan jangka panjang Daerah Kabupaten Belu 2005 – 2025, yang mana saat ini telah memasuki tahapan ke IV (2020 – 2025) serta Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Belu Terpilih yang akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Belu Tahun 2021 – 2026.

“Kita mengharapkan agar fokus Musrenbang RKPD Kabupaten Belu dapat menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antar perangkat Daerah, memperkokoh Kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Belu, sehingga diharapkan dapat memberikan solusi atas beragam keterbatasan yang dimiliki dan mampu melahirkan perencanaan yang lebih strategis, sinergis dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam Musrenbang yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Belu itu, Zakarias juga memaparkan lima fokus pembangunan daerah yaitu Pembangunan SDM, Pembangunan Ekonomi Daerah,

Juga Pembangunan Infrastruktur Daerah yang mendukung produktivitas daerah berbasis tata ruang, Reformasi Birokrasi dan Hukum, dan Pelestarian Budaya Daerah dan Lingkungan Hidup.

Dikatakannya, bahwa proses musrenbang yang diselenggarakan mulai dari tahap Musrenbangdus, Musrenbang Desa/Kelurahan, Musrenbang RKPD di Kecamatan, Musrenbang RKPD Kabupaten.

Semua ini, demikian Zakarias, merupakan rangkaian proses dalam rangka menyepakati permasalahan pembangunan daerah, menyepakati prioritas pembangunan daerah, menyepakati program/kegiatan, pagu indikatif, indikator, dan target kinerja serta lokasi,

Dan penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi, serta klarifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan daerah Kabupaten/Kota dengan program dan kegiatan desa yang diusulkan berdasarkan hasil musrenbang di kecamatan.

“Tentunya, rangkaian proses inilah yang menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintahan Daerah (RKPD) sesuai amanat Pasal 94 Ayat (3) peraturan Menteri Dalam Negeri No. 86 Tahun 2017,” ujarnya.

Untuk diketahui, Musrenbang RKPD Tahun Anggaran 2022  bertema Pemulihan Ekonomi Pasca Covid 19 Melalui Percepatan Layanan Kesehatan, Pemberdayaan Ekonomi dan Jaringan Layanan Sosial ini dihadiri Uskup Atambua MGR. Dominikus Saku, Pr, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belu, Cyprianus Temu, Perwakilan Kepala Bappelitbangda Provinsi NTT, Penjabat Sekda Belu, Frans Manafe dan Wakil Bupati Belu Terpilih, Aloysius Haleserens.

Hadir pula unsur Forkopimda Plus, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Belu, para camat dan delegasi kecamatan, kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan lembaga mitra, BUMN/BUMD.

Dalam Musrenbang RKPD Tahun 2022 ini juga dipaparkan materi tentang fokus pembangunan daerah Kabupaten Belu oleh Pejabat yang mewakili Kepala Bappelitbangda Provinsi NTT dan Uskup Atambua. (*/kominfobelu/TIMOR DAILY/TIMORDAILYNEWS.COM)

google.com, pub-4291941378970298, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *