Belu, News  

Pohon Tumbang, Akses Labur-Uarau di Desa Dua Koran Tak Bisa Dilintasi Kendaraan

Pohon Tumbang, Akses Jalan Labur-Uarau di Desa Dua Koran Tak Bisa Dilintasi Kendaraan
Pohon Tumbang, Akses Jalan Labur-Uarau di Desa Dua Koran, Minggu (7/3/2021), Foto by Vegal Manek

TIMORDAILYNEWS.COM, ATAMBUA – Ruas jalan Kabupaten menuju Ibukota Kecamatan Raimanuk tepatnya di tanjakan Betun Lolon, Desa Dua Koran tak bisa dilalui kendaraan pada Minggu (7/3/2021).

Hal ini disebabkan tumbangnya sebuah pohon besar yang menutupi seluruh badan jalan.

Pantauan TIMOR DAILY, Minggu (7/3/2021) sore, pohon kemiri berukuran besar tumbang dan melintang hingga menutupi seluruh badan jalan.

Kondisi ini membuat pelintas yang mengendarai sepeda motor harus masuk melalui saluran. Sedangkan untuk pelintas yang menggunakan mobil harus tertahan.

BACA JUGA : Pemkab Belu Diminta Jangan Hanya Fokus Pada Bantuan Covid-19

BACA JUGA : Cap Darah Kader Demokrat Jakarta untuk Dukung AHY Ketua Umum

BACA JUGA : Setelah Annisa Pohan, Giliran Perempuan ini Serukan Lawan Hasil KLB Partai Demokrat

BACA JUGA : Petani Desa Leuntolu Disebut Gagal Panen, Kades Pertanyakan Data Dinas KPHP Belu

Sekitar pukul 14.40 WITA, pohon besar ini belum disingkirkan. Tak hanya menutupi seluruh badan jalan, ranting pohon kemiri juga mengenai kabel listrik sehingga sangat membahayakan pelintas maupun warga setempat.

Sejumlah warga setempat sedang berupaya memotong dahan dan ranting pohon kemiri agar bisa dilintasi.

Pohon Tumbang, Akses Jalan Labur-Uarau di Desa Dua Koran Tak Bisa Dilintasi Kendaraan
Warga Desa Dua koran memotong dahan pohon yang tumbang meenutupi jalan di Betun Lolon, Minggu 7 Maret 2021. Foto by Vegal Manek

Tampak antrian pelintas yang menggunakan kendaraan beroda dua dan roda empat baik dari arah Halilulik menuju wilayah Kantor Camat Raimanuk maupun sebaliknya dari Kantor Camat Raimanuk ke Halilulik.

Salah satu warga, Karlus Meta terpaksa masuk melalui saluran air agar bisa lewat.

“Harus segera disingkirkan pohon tumbang ini kalau tidak, tidak bisa lewat,” ujarnya.

Menurutnya, perhatian ekstra harus diberikan pemerintah karena ruas jalan ini sudah sering rusak dan mengalami longsor.

Warga lainnya, Bonifasius Ratrigis meminta PLN Rayon Atambua segera turun ke lokasi untuk menangani ranting pohon yang mengenai kabel listrik. Jika tak ditangani segera, demikian Ratrigis, bisa membahayakan dan bahkan menelan korban jiwa lantaran ranting pohon menyentuh kabel listrik.

“Barangkali ada yang punya koneksi ke pihak PLN, tolong sampaikan kepada pihak PLN untuk tangani jalur Betun Lolon Kecamatan Raimanuk, arah Desa Faturika. Pohon kemiri ada tumbang, dan ranting pohon mengenai kabel listrik. Mohon untuk ditangani pihak PLN,” katanya. (veg/TIMOR DAILY/TIMORDAILYNEWS.COM)

Laporan Wartawan : Silvester Manek

 

google.com, pub-4291941378970298, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *