Belu, News  

Pria Raimanuk Ini Mengaku Dihina Lalu Dikeroyok Mertua dan Kawan – kawannya

TIMORDAILYNEWS.COM, ATAMBUA – Vendy, salah seorang warga Desa Faturika, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu mengaku telah dikeroyok oleh mertua dan beberapa orang kerabatnya pada Jumat (13/5/2021).

Sebelum dikeroyok, mertua dan beberapa kerabatnya terlebih dahulu dihina oleh mertuanya tersebut.

“Saya tidak tahu persoalan seperti apa,saya dengan istri saya Santi ada di rumah, bapak mantu ( Mertua ) saya Domi Klau dalam keadaan mabuk dan datang rumah lalu maki maki saya dan bilang saya tidak tau malu nikah dengan bapak mantu punya anak,” ujar Vendy saat ditemui di Wehedan, Sabtu ( 15/5/2021 ).

“Saya merasa malu karena maki saya, sehingga saya keluar dari dalam rumah untuk tarik ke dalam dan saya sempat pegang mantu saya, tetapi bapak mantu (mertua) Domi pikir saya mau pukul dia, sehingga bapak mantu saya ini pergi panggil bapak Bria dan berapa orang lainnya datang dan keroyok  saya. Saya sempat jatuh dan mau melarikan diri, tetapi saya ditangkap lagi Ose Bria dan meninju lima kali pada telinga saya, akhirnya saya lari menuju keluarga saya di rumah Kolo Ulun untuk beritahu keluarga saya,” tukasnya.

Kemudian, lanjut Vendy, pasca  pengeroyokan yang dilakukan mertua dan kerabatnya tersebut, dirinya tidak mengetahui adanya kejadian susulan, yakni pengrusakan rumah salah seorang warga oleh kerabat – kerabatnya.

“Saya ke rumah itu beritahu kakak kandung saya supaya mereka tahu. Bukan undang masa untuk datang saling menyerang. Jadi saya tidak tahu kalau laporan om Gaspar Ikun ke polisi karena rumahnya dihancurkan oleh massa. Itu bukan urusan saya silahkan lapor ke polisi dan tangkap pelakupelaku yang merusak rumah itu. Yang merusak rumah itu menurut Om Gaspar lihat dan silahkan bawa mereka ke polisi,” tandas Vendy.

Lebih lanjut ia mengatakan, terhadap pengeroyokan ini dirinya telah membuat laporan ke pihak Kepolisian setempat dan berharap agar masalahnya segerah ditindaklanjuti agar para pelaku bisa dijebloskan ke jeruji besi.

Sementara, hingga berita ini di diturunkan Kapolsek Raimanuk masih belum merespon, dihubungi awak media Timordailynews.com melalui pesan wahtsapp belum dibalas, ditelepon pun belum diangkat.

Diberitakan sebelumnya, rumah milik Gaspar Ikun, warga Fatukkabelak Desa Faturika Kecamatan Raimanuk Kabupaten Belu dirusak sekelompok warga pada Jumat (13/5/2021).

Pengrusakan terhadap rumah Gaspar ini diduga imbas dari adanya perkelahian yang terjadi sebelumnya di halaman rumah tersebut.

“Saya tidak tahu pokok permasalahannya seperti apa, benar mereka baku pukul di depan rumah saya entah siapa yang salah dan siapa yang benar, tetapi karena om Ose ini status kunyadu (ipar) saya maka tidak mungkin saya harus mengusir untuk tidak boleh duduk di rumah saya,” ungkap pemilik rumah Gaspar kepada media ini Sabtu (14/5/2021 ).

Gaspar menduga pengrusakan terhadap rumahnya ini akibat dari Vendy yang telah memprovokasi keluarganya pasca perkelahian di halaman rumahnya tersebut.

“Seharusnya Vendy jangan mengundang massa lagi  karena sudah melaporkan pelaku ini ke polisi,” sebutnya.

Gaspar pun meminta agar pihak kepolisian mengusut persoalan ini, sehingga warga yang telah merusaki rumahnya untuk mengganti kerugian yang telah dialaminya dan memberikan hukuman yang setimpal atas perbuatan mereka.

“Jadi saya tidak mau tahu tetap ganti rugi dan dipenjarakan,” tegas dia. (veg/TIMOR DAILY/TIMORDAILYNEWS.COM)

google.com, pub-4291941378970298, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *