google.com, pub-4291941378970298, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Kupang  

Sampah Menumpuk di Oesapa, KMK Hukum Undana Kupang Gandeng Masyarakat Lakukan Aksi

Sampah Menumpuk di Oesapa, KMK Hukum Undana Gandeng Masyarakat Lakukan Aksi
Aksi KMK Hukum Undana dan masyarakat bersihkan sampah di Oesapa, Kota Kupang. foto by Nelson Bria/TIMORDAILYNEWS.COM

TIMORDAILYNEWS.COM, KUPANG – Persoalan tumpukan sampah di Kota Kupang yang juga merupakan Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tak pernah habisnya.

Hal ini membuat Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) St. Stanislaus Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang “turun tangan” untuk membantu Pemerintah Kota Kupang dalam menyelesaikan masalah sampah tersebut.

Kepedulian kader KMK Hukum Undana tersebut dibuktikan dengan aksi nyata turun ke jalan, pada Selasa (13/4/2021). KMK Hukum menggandeng masyarakat membersihkan sampah di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang.

Aksi KMK Hukum ini dipimpin langsung Ketua Umum KMK St. Stanislaus Hukum Undana, Krista Taolin.

Taolin di sela-sela aksi nyata itu kepada timordailynews.com mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini sebagai wujud nyata keterlibatan mahasiswa dalam masyarakat.

Mahasiswa, kata Taolin, selain melaksanakan tugas utamanya menimba ilmu di kampus, juga melakukan aktivitas positif lainnya untuk mengembangkan diri dengan belajar bersama masyarakat dilingkungan atau ikut terlibat langsung terhadap situasi-situasi kemasyarakatan.

Apa yang dilakukan KMK ini, ungkap Taolin, juga sebagai sebuah upaya untuk membantu pemerintah dalam mengkampanyekan kepada semua pihak untuk lebih sadar atau tertib dalam membuang sampah.

“Apalagi pada situasi pasca badai seroja banyak tumpukan sampah di mana-mana. Hari ini kita melakukan gerakan membersihkan sampah yang sudah menumpuk dimana-mana. Tentunya Dinas Kebersihan sudah melakukan kebersihan di sekitaran Kota Kupang,namun kami yakin dan percaya Dinas Kebersihan masih kekurangan personil. jadi sebagai mahasiswa yang disebut leader of change, maka kita punya kewajiban untuk menggerakkan teman-teman KMK untuk ikut terlibat aktif dalam hal kebersihan di wilayah Kota Kupang pasca dihantam badai seroja,” tandasnya.

Terkait dengan tumpukan sampah yang masih berserakan di mana-mana, Taolin berharap agar pemerintah Kota Kupang segera melakukan koordinasi dengan semua stakeholder agar masalah ini dapat terselesaikan, karena sampah yang berserakan bisa mengganggu citra Kota Kupang yang mendapat julukan sebagai kota kasih nan bersih. (nel/TIMOR DAILY/TIMORDAILYNEWS.COM)

Laporan Wartawan : Kornelis Bria

Editor : Okto M

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *