google.com, pub-4291941378970298, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Sekjen DPP LVRI Tegaskan Anggota yang Tidak Tunduk Akan Dicabut Haknya

Sekjen DPP LVRI Tegaskan Anggota yang Tidak Tunduk Akan Dicabut Haknya
Sekretaris LVRI NTT dan Ketua LVRI Belu bersama Sekjen DPP LVRI di Jakarta, Senin (12/4/2021).

TIMORDAILYNEWS.COM, JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat Legiun Veteran Republik Indonesia (DPP LVRI) Marsekal Muda TNI (Purn) FX Soejitno menegaskan, anggota LVRI di Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Kabupaten Belu dan Malaka yang tidak taat pada UU dan AD/ART LVRI akan diusulkan untuk dihapus Hak Veterannya.

Ditegaskan FX Soejitno bahwa anggota veteran yang tidak patut terhadap LVRI agar DPC LVRI Belu dan Malaka, DPD LVRI NTT untuk melapor ke DPP LVRI, sehingga DPP akan menindaklanjuti ke Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) guna mencabut hak veteran mereka.

“Veteran yang tidak patut ke LVRI lapor kepada kita biar kita urus ke Kemhan RI, sebab orang-orang yang tidak mau tunduk kepada LVRI dengan kerjasama Kemhan kita akan cabut hak veterannya,” tegasnya.

Pihaknya akan mengupayakan untuk mencabut hak veteran meskipun LVRI tidak punya hak untuk mencabut tetapi LVRI akan mengusulkan ke Kemhan RI.

“Yang mencabut bukan kita, surat keputusan dikeluarkan oleh Kemham tapi kita yang akan mengusulkan,” jelasnya lagi.

Ia sendiri meminta kepada LVRI di Wilayah NTT untuk mengurus anggota veteran yang patut terhadap LVRI, sedangkan yang tidak patut silahkan dilaporkan.

Hal itu disampaikan saat rapat konsultasi Legiun Veteran Provinsi NTT diwakili Sekretaris DPD LVRI NTT Nicolaus Dawi, Ketua DPC LVRI Kabupaten Belu Stefanus Atok Bau dan Kuasa Hukum DPD LVRI NTT, Fransisco Bernando Bessi pada Senin, 12 April 2021 di Kantor DPP LVRI.

Kedatangan LVRI NTT ini guna membahas polemik Veteran di Wilayah NTT.

Sebelumnya, Nicolaus Dawi mengemukakan persoalan Veteran di Wilayah NTT khususnya Kabupaten Belu, Malaka dan TTU.

Yang mana, maraknya calo – calo yang telah mengambil bagian dalam perekrutan Anggota Veteran dan Veteran bahkan terjadi tindak pidana pemerasan dan penipuan. (tim/TIMOR DAILY/TIMORDAILYNEWS.COM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *