News  

Wabup Alo Haleserens Resmikan Kantor Cabang Utama Kopdit Obor Mas Atambua

Wakil Bupati Belu, Aloysius Haleserens meresmikan Kantor Cabang Utama KSP Kopdit Obor Mas di Atambua, Kabupaten Belu, Sabtu 17 September 2022.

TIMORDAILYNEWS.COM – Wakil Bupati Belu Drs Aloysius Haleserens MM meresmikan  Kantor Cabang Utama KSP Kopdit Obor Mas di kota Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur sekaligus pembukaan pelayanan di KCU Belu, Sabtu 17 September 2022.

Rangkaian acara peresmian ini diawali dengan misa syukur yang berlangsung di Kantor Kopdit Obor Mas Cabang Belu yang beralamat di Jalan Dr. Siwabessy, Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat.

Selanjutnya penandatanganan prasasti, pemukulan gong dan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Wakil Bupati Belu didampingi Kadis Kopnakertrans Provinsi NTT,  tokoh koperasi nasional, Sylvia Peku Djawang, Ketua Pengurus KSP Kopdit Obor Mas, Manager KSP Kopdit Obor Mas disaksikan para undangan.

Ketua Pengurus Kopdit Obor Mas, Markus Menando dalam sekapur sirihnya mengatakan, KCU Belu merupakan kantor cabang ke-22 milik KSP Kopdit Obor Mas yang siap melayani warga Kabupaten Belu dan sekitarnya.

Peresmian KCU ini menjawab kerinduan masyarakat selama dua tahun.

Katanya, peresmian kantor dan pembukaan pelayanan telah mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kita telah mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku yaitu sudah memperoleh izin pembukaan kantor dan semua sarana pendukung yang memenuhi persyaratan. Meski kantor baru diresmikan tetapi pelayanan pinjaman sudah mulai awal Mei 2022”, katanya.

Menurut Markus, misi KSP Obor Mas adalah membuka kantor cabang di seluruh wilayah kerja Provinsi NTT untuk membangun ekonomi masyarakat NTT melalui pelayanan simpan pinjam di sektor rill. Untuk mencapai misi tersebut, KSP Obor Mas memberikan pelayanan dengan bunga murah yaitu, Pinjaman KUR, baik KUR Super Mikro, KUR Mikro dan KUR Kecil dengan suku bunga 6 persen per tahun atau 5 persen per bulan. Sementara, pinjaman LPDB dengan suku bunga 11 persen per tahun atau 0,9 persen per bulan.

Kata Markus, sampai saat ini untuk pinjaman KUR dan LPDB, Non Performing Loan atau NPL masih 0,0 persen.

“Sampai saat ini NPL masih 0,0 persen, berarti anggota yang pinjam tidak ada yang menunggak. Karena ketentuan, apabila NPL di atas 5 persen maka kita tidak lagi koperasi penyalur kur dan itu merugikan kita semua”, paparnya.

Markus mengatakan, gambaran singkat perkembangan KSP Kopdit Obor Mas keadaan 31 Agustus 2022, jumlah anggota sebanyak 126.621 orang, total simpan saham dan non saham Rp 784 M lebih, saldo pinjaman beredar sebesar 995,3 M, aset 1,1 triliun lebih, jumlah karyawan 568 orang dan
jumlah kantor cabang 22.

Gambaran singkat perkembangan KSP Kopdit Obor Mas Cabang Utama Belu yakni, jumlah anggota 2.111 orang, total simpan saham dan non saham sebesar Rp 1,6 M lebih, saldo pinjaman beredar empat bulan terakhir sebesar
Rp 3,7 M, aset Rp 5 M dan karyawan 10 orang.

Tokoh koperasi nasional, Romanus Woga yang adalah Wakil Bupati Sikka dalam sambutan mengajak masyarakat Belu jangan ragu menjadi anggota Kopdit Obor Mas.

Dijelaskannya, Kopdit Obor Mas merupakan salah satu koperasi besar nasional yang sudah berusia 50 tahun. Obor Mas juga merupakan koperasi yang dipercaya kementerian Koperasi dan UMKM RI sebagai koperasi penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga murah.

Manajemen pengelolaan keuangan dan organisasi Kopdit Obor Mas juga diklaim terbaik karena selalu mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari auditor eksternal.

Wakil Bupati Belu, Aloysius Haleserens menyampaikan profisiat dan selamat datang bagi Kopdit Obor Mas di Kabupaten Belu.

Wabup Belu berharap, kehadiran Kopdit Obor Mas dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat menuju Belu yang sehat, berkarakter dan kompetitif.

Sementara Kepala Dinas, Sylvia Peku Djawang, SP, MM dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Kopdit Obor Mas di Belu menunjukkan pertumbuhan ekonomi di Belu bagus.

“Asumsi kami bahwa semakin banyak koperasi masuk ke suatu daerah maka semakin baik perputaran ekonomi dan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memilih menjadi anggota koperasi”, katanya.

Sylvia mengapresiasi KSP Kopdit Obor Mas karena NPL dibawah satu persen.

“Saya apresiasi NPL dibawah satu persen. Dengan MPL dibawa satu persen itu tidak mudah. Aspek manajemen sangat bagus”, puji Kadis.

Ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Belu agar tetap bersinergi dengan pemerintah provinsi dalam aspek pembinaan, pemantauan dan pengawasan terhadap koperasi.

“Walaupun Obor Mas adalah koperasi primer provinsi namun koperasi Kabupaten Belu tetap bersinergi dengan provinsi dalam aspek pembinaan, pemantauan dan pengawasan”, harapnya. (pos-kupang.com/TIMORDAILYNEWS.COM/TIMOR DAILY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *