google.com, pub-4291941378970298, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Belu, News  

Pemkab Belu Diminta Jangan Hanya Fokus Pada Bantuan Covid-19

Pemkab Belu Diminta Jangan Hanya Fokus Pada Bantuan Covid-19
Ilustrasi Covid-19/foto screenshoot pikiran rakyat

TIMORDAILYNEWS.COM, ATAMBUA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu dminta untuk tidak hanya fokus pada bantuan covid-19. Tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat lainnya.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Belu, Kristo Rin Duka di kantornya, Jumat (5/2/2021).

Dia menyampaikan itu tekait adanya rapat pembahasan anggaran untuk penanganan covid-19 antara DPRD Belu dengan Pemkab.

“Rapat dengar pendapat hari ini, tentunya kita berpedoman pada surat edaran menteri terkait penyesuaian penggunaan anggaran sehubungan dengan penanganan covid-19,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam rapat itu telah disampaikan bahwa ada anggaran yang disiapkan oleh pemerintah sebesar Rp 22 miliar dengan rincian untuk kesehatan, ekonomi masyarakat, jaring pengaman sosial (JPS) dan bencana alam lainya.

“Alangkah baiknya dibatalkan saja dana buat bencana alam, karena ada jalan kabupaten yang masih saja sampai saat ini belum perbaiki,” ujarnya.

Kristo lantas menyoroti kondisi jalan di Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk khususnya di sungai kecil Hedibesi yang sata dalam kondisi rusak parah.

Selain itu, kondisi jalan umum di Kecamatan Raimanuk di beberapa titik mengalami longsor dan masuk kategori bencana.

“Harus dipikirkan juga dengan masyarakat di gunung. Karena dari sisi kemanusiaan masyarakat juga butuh akses jalan yang baik seperti yang ada di kecamatan lain,” tukasnya.

Kristo mengatakan dalam musrenbang tingkat kabupaten dirinya akan meminta copian dari hasil usulan yang menjadi prioritas utama khusus KecamatanĀ  Raimanuk, Nanaet Daubesi dan Tasifeto Barat (Tasbar).

“Untuk jalan Desa Lawalutolus Kecamatan Nanaet juga tolong diperhatikan. Kalau sudah masuk dalam perencanaan dinas, saya perlu informasikan dalam pokok pikiran saya sebagai Anggota DPRD dapil 4 bahwa sudah saya sampaikan dan OPD terkait tolong pakai itu untuk membuat perencanaan karena itu bagian dari aspirasi rakyat,” tegasnya.

Kristo berharap, rapat dengar pendapat dengan pemerintah terkait Refocussing Anggaran menjadi yang terakhir kali peruntukkannya jelas sesuai yang disampaikan plh Bupati Belu dan juga sebagai pimpinan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). (veg/TIMOR DAILY/TIMORDAILYNEWS.COM)

Laporan Wartawan : Silvester Manek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *